Luhut Tinggalkan Indonesia Selama 8 Hari, Tugasnya Digantikan Syahrul Yasin Limpo

Oleh Lizsa Egeham pada 03 Des 2020, 06:18 WIB
Diperbarui 03 Des 2020, 06:18 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Perbesar
Luhut Binsar Pandjaitan kini menjabat sebagai Menkopolhukam di pemerintahan era Presiden Joko Widodo

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim. Syahrul akan menjabat sementara menggantikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Adapun penunjukkan Syahrul tersebut tertuang dalam Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-918/M.Sesneg/D-3/AN.00.03/12/2020 tertanggal 2 Desember 2020. Surat itu ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno.

"Dengan hormat kami beri tahukan bahwa Bapak Presiden berkenan menunjuk Menteri Pertanian untuk menggantikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan," tulis Pratikno sebagaimana Liputan6.com dari surat tersebut, Kamis (3/12/2020).

Dalam surat itu, dikatakan bahwa Syahrul menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim lantaran Luhut melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Dengan begitu, tugas Menteri Kelautan dan Perikanan akan dijalankan sementara oleh Syahrul hingga Luhut kembali ke Indonesia.

"Pada intinya memohon izin kepada Bapak Presiden untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri pada tanggal 2-10 Desember 2020," jelas Pratikno dalam suratnya.

Hal ini pun dibenarkan oleh Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama. "Betul," ucapnya saat dikonfirmasi perihal surat tersebut, Kamis pagi.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Luhut Juga Gantikan Edhy Prabowo

Seperti diketahui, Luhut juga ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim menggantikan posisi Edhy Prabowo. Adapun Edhy mengundurkan diri sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan karena menjadi tersangka kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster atau benur.

"Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, Presiden berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim," jelas Juru Bicara Kemenko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu 25 November 2020.

Hingga kini, Presiden Jokowi belum menjunjuk Menteri Kelautan dan Perikanan definitif untuk menggantikan posisi Edhy Prabowo. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak bersabar soal sosok pengganti Edhy.

"Haknya masyarakat untuk berspekulasi. Tapi tunggu saatnya. Jawabannya tunggu saatnya," ujar Moeldoko kepada wartawan, Selasa 1 Desember 2020.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓