Gunung Ili Lewotolok Lembata NTT Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 4.000 Meter

Oleh Liputan6.com pada 29 Nov 2020, 11:09 WIB
Diperbarui 29 Nov 2020, 12:14 WIB
Gunung Ili Lewotolok
Perbesar
Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, naik status dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II). (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Ili Lewotolok, Lembata Nusa Tenggara Timur, erupsi pukul 09.45 Wita, Minggu (29/11/2020). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menginformasikan tinggi kolom abu mencapai 4.000 meter di atas puncak

"Atau kurang lebih 5.423 meter di atas permukaan laut (mdpl)," info pos pengamatan Gunung Ili Lewotolok dalam laman PVMBG, Minggu.

Berdasarkan pengamatan, kolom abu berwarna kelabu, dengan intensitas tebal. Arah kolom abu condong ke timur dan barat.

Erupsi Gunung Ili Lewotolok ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi lebih kurang 10 menit.

 

2 dari 3 halaman

Status Waspada

Saat ini Gunung ILI Lewotolok berada pada status Level II atau Waspada. Oleh karena itu, masyarakat dan pengunjung atau pendaki direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas dalam zona yang diprakirakan berbahaya di area kawah gunung ini, dalam radius 2 km dari puncak Gunung ILI Lewotolok.

(Fifiyanti Abdurahman)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Waspada, Gunung Semeru Sedang lepas Energi
Perbesar
Gunung Semeru erupsi mengeluarkan guguran awan panas dari kawah pada Jumat, 17 April 2020 (PVMBG)
Lanjutkan Membaca ↓