Ratusan Pasien Covid-19 di Kota Bogor Sembuh dalam 2 Hari Terakhir

Oleh Achmad Sudarno pada 23 Nov 2020, 22:55 WIB
Diperbarui 23 Nov 2020, 22:55 WIB
Pemkot Bogor Kembali Terapkan Drive Thru untuk Rapid Test Covid-19
Perbesar
Petugas Dinkes Kota Bogor mengenakan pakaian APD melakukan rapid test Covid-19 dengan sistem drive thru di pelataran Stadion GOR Pajajaran, Bogor, Selasa (31/03/2020). Penyelenggaraan drive thru yang kedua kalinya ini dilakukan kepada lebih dari dua ratus ODP Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Kabar baik disampaikan juru bicara Pemerintah Kota Bogor untuk Siaga Covid-19. Angka kesembuhan pasien atau recovery rate di Kota Bogor terus bertambah.

Bahkan, jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 selama dua hari terakhir ini menjadi rekor tertinggi, yaitu sebanyak 222 pasien.

Pada Minggu 22 November kemarin, tercatat 117 pasien dinyatakan sembuh. Untuk hari ini, Senin (23/11/2020) sebanyak 105 pasien sembuh dari serangan virus Corona.

Dengan demikian, sejak pendemi Covid-19 diumumkan Maret lalu, kini sudah ada 2.457 pasien yang dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah kasus baru pada periode sama sebanyak 47 orang. Total keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor berjumlah 3.018 orang.

"Dalam 2 hari terakhir angka kesembuhan melonjak cukup tinggi," kata juru bicara Pemerintah Kota Bogor Untuk Siaga Covid-19, Sri Nowo Retno.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Kota Bogor Zona Merah COVID-19, Pemkot Akan Terapkan Jam Malam
Perbesar
Pengendara melintasi area Lawang Salapan atau Tepas Salapan Mlawang Dasakreta, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan akan menerapkan jam malam, menyusul ditetapkannya kota hujan ini sebagai zona merah COVID-19. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Peningkatan jumlah pasien sembuh tak lepas dari upaya yang dilakukan para relawan dan tenaga kesehatan maupun pasien itu sendiri untuk tetap menjaga kesehatan tubuhnya. Sri berharap tren kesembuhan bisa terjaga dan kasus Covid-19 dapat ditekan.

Ia mengingatkan seluruh pasien positif yang sembuh tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Begitu juga kepada masyarakat agar tidak lengah dan lalai. Selalu terapkan protokol kesehatan kalau keluar rumah.

"Karena itulah cara satu-satunya kita menjaga kesehatan kita pada saat seperti ini," kata Sri. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓