Bocah 8 Tahun di Bogor Tewas Terseret Arus Parit Sejauh 20 Km

Oleh Achmad Sudarno pada 23 Nov 2020, 01:11 WIB
Diperbarui 23 Nov 2020, 01:11 WIB
Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)
Perbesar
Ilustrasi garis polisi. (Liputan6.com/Raden Trimutia Hatta)

Liputan6.com, Jakarta - Arizky Nurwahyudin (8), bocah warga Kampung Ciheuleut, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cipandak, Minggu (22/11/2020).

Korban sempat hanyut di aliran parit dekat rumahnya saat main hujan-hujanan pada Sabtu (21/11/2020) sore. Korban tak menyadari terperosok ke parit kemudian hanyut terseret arus yang cukup deras.

Komandan Regu (Danru) BPBD Kota Bogor Maruli Sinambela mengutarakan, jasad korban ditemukan sejauh 20 kilometer dari lokasi awal kejadian tepatnya di Kampung Kaumpandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Ditemukannya tadi sore sekitar jam 14.00 WIB di pinggir kali Cipandak," kata Maruli.

Menurutnya, jasad korban pertama kali ditemukan warga dalam posisi terlentang mengenakan kaos jersey warna biru. Warga langsung melaporkan temuan mayat laki-laki tersebut ke pihak berwenang.

2 dari 3 halaman

Dimakamkan

Petugas BPBD bersama tim SAR kemudian mengevakuasi jasad bocah kelas 3 sekolah dasar (SD) tersebut dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

"Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," ujar Maruli. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait