Bertemu Jokowi, PM Jepang Beri Indonesia Pinjaman Rp 6,9 Triliun

Oleh Lizsa Egeham pada 20 Okt 2020, 19:25 WIB
Diperbarui 20 Okt 2020, 19:25 WIB
Kunjungan PM Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia. (Screen Grab Siaran Sekretariat Presiden)
Perbesar
Kunjungan PM Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia. (Screen Grab Siaran Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Pertemuan Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Bogor menghasilkan sejumlah kesepakatan dan kerja sama. Salah satunya, Jepang sepakat memberikan pinjaman sebesar 50 miliar yen atau sekitar Rp 6,95 triliun kepada Indonesia.

"Dengan mempertimbangkan dampak penyebaran Covid terhadap perekonomian Indonesia, Jepang telah menetapkan pemberian pinjaman sebagai bantuan fiskal sebesar 50 miliar Yen untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana Indonesia," kata PM Suga saat memberikan pernyataan pers usai pertemuan bilateral dengan Jokowi, Selasa (20/10/2020).

Selain itu, Jepang juga akan mendorong kerja sama terhadap lembaga pengkajian kesehatan Indonesia. Kerja sama ini berupa pemberian barang dan peralatan medis.

"Jepang bersama dengan Indonesia yang merupakan negara maritim di kawasan Indo Pasific sekaligus mitra strategis bagi Jepang akan mendorong kerjasama lebih lanjut. Termasuk upaya untuk mengatasi wabah covid-19," jelas Suga.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyatakan bahwa Jepang merupakan mitra penting bagi Indonesia dalam mitigasi pandemi corona. Misalnya, saat Indonesia hendak mengevakuasi 69 Anak Buah Kapal dari kapal Diamond Princess di Yokohama Jepang pada Maret lalu.

"Saya menyambut baik telah ditandatangani memorandum kerjasama kesehatan antara Indonesia dan Jepang pada 19 Oktober lalu," ucap Jokowi.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Lawatan Pertama Suga

Kunjungan ini adalah bagian dari rangkaian perjalanan PM Suga ke Asia Tenggara dan lawatan luar negeri pertama sejak ia menjabat sebagai kepala pemerintahan Jepang. Sebelum bertolak ke Indonesia, Suga sempat ke Vietnam terlebih dahulu.

PM Jepang Yoshihide Suga baru menjabat pada September 2020 menggantikan Shinzo Abe yang lengser karena sakit. Masa jabatan Suga berakhir tahun depan karena hanya menyelesaikan masa jabatan Abe.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓