Cerita Perjuangan Pollycarpus Lawan Covid-19

Oleh Pramita Tristiawati pada 17 Okt 2020, 19:40 WIB
Diperbarui 17 Okt 2020, 19:41 WIB
Pollycarpus di bapas Bandung (Liputan6.com/Huyogo)
Perbesar
Pollycarpus di bapas Bandung (Liputan6.com/Huyogo)

Liputan6.com, Jakarta - Hera, istri mendiang Pollycarpus Budihari Prijanto, membenarkan mantan pilot Garuda Indonesia sekaligus anggota Badan Intelijen Nasional (BIN) itu meninggal karena Covid-19 akibat infeksi virus Corona.

"Iya, terinfeksi virus C-19 (Covid-19)," ujar Hera soal Pollycarpus, Sabtu (17/10/2020).

Dia menceritakan, sebelum meninggal, sang suami sudah dirawat secara intensif di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina (RSPP). Eks terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib ternyata sudah dirawat selama 17 hari (sebelumnya disebut 16 hari).

Menurut dia, kondisi Pollycarpus semakin lama makin turun. Kondisi yang memburuk ini membuatnya tutup usia pukul 17.00 WIB, Sabtu (17/10/2020).

"Dirawatnya juga di ruang ICU RSPP sudah 17 hari," kata Hera.

2 dari 3 halaman

Masih di RSPP

Kini, keluarga mendiang Pollycarpus masih di RSPP. Meski tak bisa melihat, apalagi menyentuh jenazah orang tercinta untuk terakhir kalinya, Hera mengaku tetap akan berada di rumah sakit sampai jenazah sang suami dimakamkan.

Sebelumnya, Pollycarpus Budihari dikabarkan meninggal dunia Sabtu (17/10/2020). Berita duka tersebut sebelumnya dibenarkan oleh kerabat, sahabat sampai mantan pengacara pria yang pernah tersandung kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓