Polda Kalimantan Barat Beri Sanksi Tunda Kenaikan Pangkat 26 Anggota Bermasalah

Oleh Nanda Perdana Putra pada 06 Okt 2020, 13:46 WIB
Diperbarui 06 Okt 2020, 13:46 WIB
Ilustrasi Oknum Polisi
Perbesar
(Ilustrasi)

Liputan6.com, Jakarta Polda Kalimantan Barat menunda kenaikan pangkat atau demosi terhadap 26 anggota, dalam rangka menjalani sanksi. Keseluruhannya dianggap bermasalah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalimantan Barat Kombes Dony Charles Go membenarkan informasi tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kalbar bernomor ST/936/X/KEP./2020 tertanggal 2 Oktober 2020 itu.

"Kasusnya beragam dan banyak," tutur Dony saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2020).

Menurut Dony, 26 anggota itu terdiri dari perwira dan bintara. Demosi pun beragam, mulai dari kurun waktu 1 tahun hingga paling lama selama 27 tahun.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Ada yang Terkait LGBT

Mereka yang menerima sanksi demosi adalah seorang Ipda, sembilan Brigpol, tiga Bripda, lima Briptu, empat Bripka, dan empat Aipda. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada hukuman terkait isu LGBT terhadap anggota.

"Anggota bermasalah cukup banyak dan harus dihukum," Dony menandaskan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya