4 Terduga Teroris Ditangkap Tim Densus di Bekasi

Oleh Bam Sinulingga pada 05 Okt 2020, 14:15 WIB
Diperbarui 05 Okt 2020, 14:20 WIB
Polisi Tangkap Terduga Teroris
Perbesar
Polisi bersenjata lengkap mengawal sejumlah terduga teroris untuk dihadirkan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/5/2019). Sepanjang bulan Mei 2019, tim Densus 88 Antiteror telah menangkap sebanyak 29 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Tim Densus 88 Antiteror menangkap 4 orang terduga teroris di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Minggu 4 Oktober 2020. Keempat terduga merupakan anggota Jamaah Islamiyah (JI), yang diduga memiliki jaringan dengan kelompok ISIS.

Tiga terduga ditangkap di Kota Bekasi, yakni Muhammad Tsabat Abdullah (27) di Perumnas III, Bekasi Timur, Nur Muhammad Maulidi Kusnanto (38) di Perumahan Mutiara Gading, Mustikajaya, dan Irfan Gunawan (46) di Perumahan Pondok Timur, Bekasi Timur.

Sedangkan Muhammad Nasir (46) ditangkap di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

"Ada empat orang yang diamankan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari kepada Liputan6.com, Senin (5/10/2020).

Seluruh terduga teroris, ujar Erna, memiliki peran masing-masing. Muhammad Nasir, misalnya, turut membantu menyembunyikan Muhammad Tsabat Abdullah. Ia juga pernah mengikuti pelatihan kelompok Adira angkatan pertama pada 2012.

Muhammad Tsabat Abdullah merupakan peserta sasana Jamaah Islamiyah (JI) gelombang kedua, dan sempat berangkat ke Suriah pada gelombang keenam.

Terduga Nur Muhammad Maulidi Kusnanto merupakan tim pelayanan Bithonah, yang ikut membantu menyembunyikan Muhammad Tsabat Abdullah.

Pada 2013, terduga pernah menyerahkan 5 pucuk senjata api gas laras panjang kepada anggotanya di Jakarta dan Lampung. Ia juga sempat mengikuti pelatihan bongkar pasang senjata M-16 di Cawas, Klaten, pada 2014.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Sita Barang Bukti

Sementara Irfan Gunawan menjabat sebagai Qoid Tholiah Qodimah Barat bidang Tajhiz/Bithonah. Ia juga panitia pengiriman ikhwan ke Ambon saat kerusuhan 2005 dan menjadi anggota syariyah Abu Dujana JI tahun 2005/2006.

Terduga pernah datang ke pertemuan Situ Gintung Narasumber Markaz, untuk memberi motivasi agar istiqomah pascapenangkapan Amir JI.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kediaman seluruh terduga teroris, di antaranya sepeda motor, KTP, handphone, kartu ATM, uang tunai, laptop, drone, buku jihad, busur dan anak panah, kunai, celurit, golok, pisau, dan senjata replika.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓