Kampanyekan Protokol Kesehatan Covid-19, BKKBN Kerahkan 1,2 Juta Kadernya

Oleh Liputan6.com pada 02 Okt 2020, 13:45 WIB
Diperbarui 02 Okt 2020, 13:45 WIB
Hasto Wardoyo
Perbesar
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Hasto Wardoyo menyampaikan, 70 persen pelayanan KB dilakukan oleh bidan di seluruh Indonesia saat launching Klik KB di Jakarta, Senin (17/8/2020). (Dok Humas BKKBN)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, mengatakan mendukung langkah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dalam memutus rantai penyebaran virus.

Karena itu, menurut dia, ada sekitar 1,2 juta kader BKKBN siap melakukan kampanye protokol kesehatan Covid-19.

"Kami memang punya multi level networking ke bawah dan ini ada 1,2 juta kader yang di lapangan," kata Hasto dalam acara virtual yang disiarkan melalui YouTube BKKBN Official, Jumat (2/10/2020).

Selain jutaan kader, dia menyebut, ada 23.400 penyuluh BKKBN baik berstatus PNS maupun non PNS bersedia melakukan kampanye protokol kesehatan Covid-19.

"Ini bisa menjadi bagian kekuatan BNPB, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di dalam menyukseskan (sosialisasi protokol kesehatan) di tingkat grassroot," jelas Hasto.

 

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Tiga Pendekatan

Hasto menjelaskan, ada 3 pendekatan yang bisa digunakan dalam penanganan Covid-19. Pertama, pendekatan hulu. Meliputi jaga jarak, jaga kebersihan dan pakai masker.

"Ini penting untuk kesehatan masyarakat atau public health oriented," ucap dia.

Kedua, pendekatan tengah. Meliputi skrinning massal baik rapid tes dan swab hingga vaksinasi. Ketiga, pendekatan hilir.

"Pendekatan ini mencegah mortalitas dan pelayanan paripurna di rumah sakit," tutup Hasto.

Reporter: Titin Supriatin

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓