Gelar Operasi Yustisi, Wali Kota Malang: Efektif, Pengurangannya Cukup Signifikan

Oleh stella maris pada 29 Sep 2020, 09:12 WIB
Diperbarui 29 Sep 2020, 09:40 WIB
Operasi Yustisi di Malang
Perbesar
Operasi Yustisi di Malang

Liputan6.com, Jakarta Operasi Yustisi dinilai efektif untuk 'mengajak' masyarakat berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. Kesadaran memakai masker saat keluar rumah semakin meningkat seiring penindakan yang diambil Satgas Mobil Covid-19 Hunter.

Sutiaji, Wali Kota Malang mengatakan bahwa terjadi penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif setelah operasi digalakkan di sejumlah titik Kota Malang. Warga yang terjaring menjalani sidang dan membayar denda atas tindakan tidak disiplinnya tersebut.

"Rupa-rupannya cukup efektif. Pengurangannya cukup signifikan," tegas Sutiaji di Balaikota Malang, Senin (28/9).

Laporan Data dari Satgas Covid-19 Kota Malang, jumlah kasus terkonfirmasi positif berada di posisi satu digit. Kondisi tersebut menunjukkan penurunan cukup tinggi dibandingkan sebelumnya.

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Operasi Yustisi di Malang
Perbesar
Operasi Yustisi di Malang.

Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih akan terus menggelar operasi Yustisi. Lokasi dan jadwal razia secara acak digelar di sejulah titik Kota Malang.

Ratusan pelanggar telah terjaring operasi Yustisi sejak digelar seminggu terakhir. Pelanggar terbanyak karena tidak bermasker dan bergerombol nongkrong di kafe. Mereka yang terjaring dikenakan sanksi denda dan sanksi sosial, dengan menyapu jalanan atau menyanyikan lagu kebangsaan nasional.

Namun demikian, kampanye yang bersifat imbauan juga terus digelar, termasuk yang dilakukan di keluarahan dan kampung-kampung. Kampanye juga dilakukan di pasar-pasar dan tempat umum lainnya.

 

(*)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya