6.248 Orang Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Jakarta

Oleh Liputan6.com pada 27 Sep 2020, 10:17 WIB
Diperbarui 27 Sep 2020, 10:37 WIB
Lonjakan Pemakaman Korban Covid-19
Perbesar
Petugas saat memakamkan pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Senin (7/9/2020). Petugas pemakaman mengatakan terjadi lonjakan jenazah yang terjadi dalam satu bulan lebih terakhir dengan memakamkan lebih 30 jenazah dalam satu hari. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merilis data, terdapat 6.248 orang yang telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 sejak Maret sampai September 2020.

Dari total data tersebut, Maret terdapat 355 orang, April 1.241 orang, Mei 892 orang, Juni 575 orang, Juli 630 orang, dan Agustus 1.183. Sementara pada periode 1 hingga 25 September 2020 tercatat menjadi data yang tertinggi sebanyak 1.372 orang.

Data tersebut terhimpun dalam rekapitulasi pelayanan pemakaman dengan protokol Covid-19 yang disampaikan Pemprov DKI melalui akun instagram @dkijakarta yang diposting pada Sabtu 26 September 2020.

Dalam data tersebut, sebagian besar orang yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 dikebumikan di TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur yaitu 3.388 orang. Kemudian 2.145 orang dimakamkan di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

Kedua TPU tersebut memang disediakan Pemprov DKI Jakarta sebagai tempat pemakaman jenazah Covid-19.

Kemudian, sebanyak 51 orang dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU lain-lain di DKI Jakarta, 126 orang dimakamkan di pemakaman tanah wakaf, 264 orang dimakamkan di TPU luar DKI Jakarta, dan 274 orang dikremasi.

2 dari 3 halaman

Lahan Pemakaman Covid-19 Hampir Penuh, Anies: Sudah Disiapkan Alternatif

Angka Kematian Akibat COVID-19 Merangkak Naik
Perbesar
Petugas menyiapkan pemakaman protokol COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (24/9/2020). Berdasarkan data Kamis (24/9), ada penambahan 4.634 kasus baru sehingga jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 262.022 orang, sembuh 191.853, meninggal 10.105. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons kondisi lahan pemakaman untuk jenazah Covid-19 yang sudah hampir penuh. Dia menyatakan, Pemprov DKI telah menyiapkan tempat pemakaman umum (TPU) dengan protokol Covid-19 sejak Maret 2020.

"Sejak bulan Maret sudah disiapkan alternatif-alternatif tempat. Jadi bukan sekarang, tapi sejak bulan Maret," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, sejumlah lokasi alternatif pemakaman protokol Covid-19 sudah dipersiapkan. Karena itu, dia yakin DKI Jakarta tidak akan kekurangan lahan.

Saat ini, pemakaman dengan protokol Covid-19 berlokasi di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat.

"Jadi kita ikuti perkembangan bersama dengan kebutuhan, Insyaallah tidak akan ada kekurangan," ucap Anies.

 

 

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓