Megawati Minta Kepala Daerah Tidak Angkuh Setelah Terpilih di Pilkada

Oleh Liputan6.com pada 14 Sep 2020, 01:28 WIB
Diperbarui 14 Sep 2020, 01:28 WIB
Putu Merta Suryaputra/Liputan6.com
Perbesar
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. (Putu Merta Suryaputra/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, tidak ingin para calon kepala daerah menjadi angkuh bila nanti terpilih di Pilkada serentak 2020. Dia pun mencontohkan sosok Jokowi yang bisa terpilih dua periode menjadi Presiden.

"Kita bisa melihat seperti Jokowi dengan diusung PDIP, maka PDIP jadi sebuah partai yang bisa mengangkat presidennya dua kali. Jadi jangan dikira kalau nantinya saudara-saudara yang telah menang lalu setelah jadi calon mulai keluar keangkuhan, kepongahan," ucap Megawati saat acara sekolah partai Cakada gelombang III PDIP, Minggu (13/9/2020).

Menurutnya, banyak kepala daerah setelah terpilih tidak mau turun ke bawah. Megawati berujar, PDIP akan berpikir ulang mengusung figur tersebut bila lupa dengan rakyat.

"Banyak saya lihat hal-hal seperti itu terjadi, tak mau turun ke bawah. Saya bilang ya terserah, nanti kita lihat apakah kalau dia mau mencalonkan lagi kedua kalinya akan kami calonkan?" ujar Megawati.

 

2 dari 3 halaman

Sekolah Partai

Apalagi, kata dia, saat ini rakyat bisa melihat pemimpinnya melalui survei. Dia bilang, survei ialah salah satu bagian untuk melihat dan mendeteksi bagaimana pemimpin menjalankan tugasnya di daerah masing-masing.

"Kalau surveinya rendah, gimana mau diangkat lagi? siapa yang menilai, melihat, mendengar? rakyat. Jadi sekarang baru masuk ke penggodokan yaitu sekolah partai," tandas Presiden RI kelima itu.

Reporter: Genan Kasah

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓