Ruang Isolasi Khusus di RS Kota Bogor Terisi 84 Persen Pasien Covid-19

Oleh Achmad Sudarno pada 02 Sep 2020, 21:16 WIB
Diperbarui 02 Sep 2020, 21:24 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya
Perbesar
Wali Kota Bogor Bima Arya mengawasi pedagang di Bogor yang ikut rapid tes covid-19. (Achmad Sudarno/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor terus bertambah. Mengantisipasi lonjakan pasien, beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 menambah kapasitas ruangan.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan, saat ini ruang isolasi khusus Covid-19 di rumah sakit sudah terisi 84 persen dari 258 bed atau tempat tidur. Karena itu, perlu segera diantisipasi dengan menambah ruang isolasi.

"Tadi saya cek ke rumah sakit Hermina menambah 15 tempat tidur, di rumah sakit Marzoeki Mahdi juga ditambah," kata Bima Arya, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, bukan hanya pasien Covid-19 yang memiliki penyakit penyerta yang dirawat, orang tanpa gejala (OTG) pun sebagian besar diisolasi di rumah sakit. Kondisi ini membuat delapan rumah sakit swasta dan satu rumah sakit milik pemerintah daerah hampir terisi penuh oleh pasien terpapar Covid-19.

"Saya sudah meminta agar semua rumah sakit menambah ruang isolasi pasien Corona dan beberapa rumah sakit mereka siap mengantisipasi lonjakan," ujar Bima.

Pemerintah Kota Bogor juga kini sedang menyiapkan fasilitas khusus mengisolasi OTG Covid-19. Rencananya, bagi OTG akan diisolasi di gedung Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Kabupaten Bogor.

"Jadi yang dengan gejala di rumah sakit, yang tanpa gejala di non fasilitas RS, kemungkinan besar di Lido. Sore tadi tim Dinkes observasi ke Lido," terang Bima.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Covid-19 di Kota Bogor

Kota Bogor Zona Merah COVID-19, Pemkot Akan Terapkan Jam Malam
Perbesar
Pengendara melintasi area Lawang Salapan atau Tepas Salapan Mlawang Dasakreta, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020). Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan akan menerapkan jam malam, menyusul ditetapkannya kota hujan ini sebagai zona merah COVID-19. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Terkait kondisi pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, kata Bima, dalam keadaan stabil.

"Alhamdulillah tadi ditangani dengan baik, kondisinya stabil. Saya cek juga ventilator, belum ada yang menggunakannya," jelasnya.

Pada saat meninjau rumah sakit Hermina dan Marzoeki Mahdi, Bima kembali mengingatkan agar semua tenaga medis betul-betul menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hingga Rabu (2/9/2020) pukul 16.00 WIB, terjadi penambahan kasus positif baru yakni sebanyak 11 orang. Meninggal dunia satu orang, tujuh pasien dinyatakan sembuh.

Dengan adanya penambahan kasus baru, total positif Covid-19 di Kota Bogor berjumlah 666 orang. 240 orang diantaranya masih dirawat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓