Jokowi Tegaskan Pilkada 2020 Harus Tetap Dijalankan Demi Jalannya Demokrasi

Oleh Luqman Rimadi pada 14 Agu 2020, 11:04 WIB
Diperbarui 14 Agu 2020, 11:32 WIB
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri sidang tahunan MPR, Jumat (14/8/2020).
Perbesar
Presiden Jokowi mengenakan baju adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT) saat menghadiri sidang tahunan MPR, Jumat (14/8/2020). (dok Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan nilai demokrasi harus tetap dijalankan, meski di tengah pandemi Covid-19.

"Penegakan nilai-nilai demokrasi juga tidak bisa ditawar. Demokrasi harus tetap berjalan dengan baik," singgung Jokowi pada sidang tahunan Parlemen di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Jokowi, demi menjunjung nilai demokrasi tersebut gelaran Pilkada 2020 harus tetap dijalankan.

"Tanpa mengganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya bangsa Indonesia. Agenda Pilkada 2020 harus," tegas Jokowi.

 

 

**Cek hasil pengumuman SBMPTN 2020 di tautan ini

2 dari 3 halaman

Patuhi Protokoler Kesehatan

Jokowi
Perbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat dari Pulau Sabu, NTT di sidang tahunan MPR 2020. (dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jokowi mengingatkan, pelaksaaan Pilkada 2020 harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Pilkada 2020 harus tetap berjalan dengan disiplin tinggi dalam menjalankan protokol kesehatan," Jokowi menandasi.

Seperti diketahui, Pilkada 2020 tengah menjalankan proses dan tahapannya. Pilkada 2020 akan berjalan serentak di 270 daerah, dihelat pada akhir tahun ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓