Jokowi Akan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD Hari Ini

Oleh Muhammad Ali pada 14 Agu 2020, 06:02 WIB
Diperbarui 14 Agu 2020, 07:10 WIB
Jokowi Serahkan Nota Keuangan dan RUU APBN 2020 kepada DPR
Perbesar
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam Sidang Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Nantinya DPR akan membahas RAPBN 2020 untuk selanjutnya disahkan menjadi UU. (Liputan6.com/JohanTallo)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang tahunan MPR/DPR/DPD. Agenda tersebut akan berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari ini, Jumat (14/8/2020).

Sidang tahunan ini akan dilaksanakan dalam dua sesi. Pertama pada pukul 09.00 WIB dan kedua pada pukul 14.00 WIB.

Menurut Juru Bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rahman menulis

"Yuk mari #BangkitUntukIndonesiaMaju kita simak Presiden @jokowi pk.9 WIB #PidatoPresiden2020 pada Sidang Tahunan MPR & Sidang Bersama @DPR_RI @DPDRI kemudian pk.14 WIB Pidato Pengantar Nota Keuangan atas RAPBN 2021," tulis Fadjroel Rachman dalam @fadjroeL yang dikutip Liputan6.com, Jumat (14/8/2020).

Sidang bersama DPR dan DPD, serta pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo bakal digelar lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, sidang tahunan dan pidato kenegaraan akan dipersingkat karena dilaksanakan saat pandemi Covid-19. Namun, Dasco menilai hal demikian tidak mengurangi makna sidang tahunan MPR.

"Karena ada protokol COVID-19, ada penyederhanaan-penyederhanaan beberapa protokol, tetapi saya pikir itu tidak mengurangi makna dari pada acara tersebut," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Agustus 2020.

 

2 dari 3 halaman

Protokol Kesehatan

Sidang tahunan dan pidato kenegaraan tahun ini bakal dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Tidak semua anggota legislatif, menteri, hingga tokoh nasional dapat hadir secara fisik. Sebagian anggota DPR hingga undangan akan hadir secara virtual.

Dasco mengatakan, anggota dewan yang akan hadir secara fisik di ruang sidang sebanyak 300 orang. Syarat bagi yang hadir harus dipastikan sudah menjalani swab test.

"Jadi tidak semua anggota DPR datang dan memang sudah dipilih mewakili fraksi-fraksi. dan tentunya dengan protokol yang ketat," ucap dia

Dalam sidang tahunan kali ini, Presiden Joko Widodo hanya membacakan pidato kenegaraan sebanyak dua kali. Berbeda dengan sebelumnya, Presiden menyampaikan pidato sebanyak tiga kali.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓