Remaja 14 Tahun Diduga dibawa Kabur Duda 41 Tahun

Oleh Ady Anugrahadi pada 12 Agu 2020, 16:05 WIB
Diperbarui 13 Agu 2020, 05:43 WIB
Ilustrasi Liputan Khusus Penculikan Anak
Perbesar
Ilustrasi Liputan Khusus Penculikan Anak

Liputan6.com, Jakarta Ronawati selalu memanjatkan doa untuk buah hatinya F (14). Sudah hampir tiga minggu menanti kepulangan anaknya. F diduga dibawa lari oleh tetangganya berinisial W (41).

Hubungan W dengan keluarga Ronawati terbilang cukup dekat. Ronawati bahkan sampai menganggap W sebagai saudara. Kedekatan ini jugalah yang membuat W bisa mengenal anak Ronawati, F (14). Ronawati tak pernah tahu apakah anaknya dengan W memiliki hubungan spesial.

Diakui, Ronawati beberapa tahun lalu W pernah mencabuli anaknya hingga hamil. Namun, persoalan ini tak sampai dibawa ke meja hijau. Ronawati merasa iba dengan W yang merupakan duda beranak anak satu.

“Waktu hamilin F, sebetulnya saya sudah lapor polisi cuma saya kasihan sama dia (pelaku). Eh sekarang dia bawa kabur anak saya lagi,” tutur dia ketika dihubungi, Selasa (11/8/2020).

Diam-diam W kembali mendekati F. Ronawati mengetahui hal tersebut dari teman-teman F. Saat itu, F mengaku bosan dan ingin minggat. Temannya merasa ucapanya itu hanyalah goyonan sehingga tidak ditanggapi serius.

“F ngomong sama temannya, dia katanya mau pergi. Tapi mereka pada mikir bercanda,” ujar dia.

F terakhir meninggalkan rumah pada 29 Juli 2020. Saat itu, dia pamit hendak mencari makan bersama teman-temannya. Namun, ketika larut malam F tak kunjung pulang. Sementara teman-temanya yang saat itu pergi F telah kembali ke rumah masing-masing.

“F minta uang buat beli makan, saya kasih uang Rp 20 ribu. Dia kemudian pergi sama teman-temannya naik motor,” ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

Lapor ke Polda Metro

Semalaman, Ronawati mencari-cari keberadaan anaknya. Ronawati menyambangi satu persatu tempat penginapan di Cengkareng Jakarta Barat. Tapi, tak membuahkan hasil.

“Saya cari ke hotel sampai jam 3 pagi juga gak ketemu,” ucap dia.

Ronawati kemudian membuat laporan polisi ke Polsek Cengkareng. Namun, karena tidak ada perkembangan yang signifkan Ronawati akhirnya membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada (4/8/2020).

“Di Polda saya dimintakan ceritakan kronologis sama bukti laporan dari Polsek Cengkareng,” ucsp dia.

Ronawati berharap polisi segera menemukan anaknya dan menangkap W. “Kita mau pelaku dihukum paling berat,” ucap dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait