Megawati Angkat Bicara soal Pemimpin Milenial pada 2024

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 11 Agu 2020, 16:16 WIB
Diperbarui 11 Agu 2020, 16:16 WIB
Puan Maharani Gunakan Hak Pilih Bareng Megawati
Perbesar
Ketua Umum PDIP yang juga Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri bersama putranya Muhammad Prananda Prabowo (kiri) berjalan dari kediamannya untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di TPS 62, Kebagusan, Jakarta, Rabu (17/4). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri menyatakan, Pilkada 2020 adalah bagian dari visi menuju Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2024.

Dia lantas menyinggung soal regenerasi pada 2024, di mana kaum milenial disebut-sebut akan mengemuka.

"Dengan diumumkannya calon Pilkada 2020, ini sebenarnya adalah sebuah pemikiran ke depan, yang saya bilang visioner untuk supaya kita sudah siap, untuk nanti maju ke 2024," kata Megawati saat bicara di hadapan peserta pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah PDIP, Selasa (11/8/2020).

Menurut dia, bukan hanya Indonesia, tapi hampir di seluruh dunia, 2024 adalah tahun regenerasi. Dia lalu menyampaikan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, masa itu adalah waktunya bagi kalangan milenial untuk memimpin.

"Kita sudah dengar bahwa Bapak Presiden kita bilang itu saatnya kalangan milenial. Pertanyaannya, kan keren ya milenial, kayaknya wah, wawasannya banyak, wawasannya sangat ke depan. Pertanyaan saya, apakah benar demikian? Seperti tadi yang saya katakan, keilmuan dari suatu manusia terbukti, jika dia dapat melakukan sebuah hal, gerakan yang dinamakan mengorganisir rakyat, memberikan tujuan kepada rakyat," jelas Megawati.

2 dari 3 halaman

Pemimpin Ke Depan

Maka itu, bagi dia, yang penting adalah pemimpin ke depan bisa menjalankan konstitusi negara saat memerintah.

"Keilmuan itu dari suatu manusia terbukti dia dapat melakukan sebuah hal gerakan yang dinamakan mengorganisir rakyat, memberikan tujuan kepada rakyat. Mau dibawa ke mana, pasti semuanya adalah menjalankan konstitusi republik kita ini," tutur Megawati.

Megawati mengatakan momentum pilkada serentak ini harus menjadi momentum bagi para kader untuk bergerak cepat turun ke bawah. Semuanya harus bisa memastikan solid bergerak untuk Indonesia Raya.

Ditegaskannya, para calon kepala daerah PDIP berdiri tidak mewakili kepentingan individunya, namun mewakili keputusan partai yang bertanggung jawab kepada kader di seluruh Indonesia.

"Saya ingin mengingatkan kembali kepada para calon yang diusung oleh PDI Perjuangan. Ayo, ayo, menyatukan hati, pikiran, ucapan, tindakanmu di dalam satu tarikan nafas perjuangan mewujudkan Pancasila dan Trisakti ajaran Bung Karno. Ingatlah di dalam kesatuan dan keteguhan hati, pikiran, ucapan tindakanmu, Pancasila dan Trisakti ajaran Bung Karno pasti akan menampakkan kewibawaan dari seorang pemimpin. Camkan itu, camkan, jangan lupakan! Terus rapatkan barisan. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh," pungkas Megawati.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓