Hari Kedua Idul Adha, 345.575 Kendaraan Pergi Meninggalkan Jakarta

Oleh Bam Sinulingga pada 01 Agu 2020, 18:15 WIB
Diperbarui 02 Agu 2020, 20:45 WIB
Kendaraan Meninggalkan Jakarta di Tol Jakarta-Cikampek
Perbesar
Kendaraan Meninggalkan Jakarta di Tol Jakarta-Cikampek Meningkat 27,5 Persen (Foto:Liputan6/Bam Sinulingga)

Liputan6.com, Bekasi Sampai dengan hari kedua Idul Adha, Jumat 30 Juli kemarin, sebanyak 345.575 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah ini disebutkan pihak Jasa Marga mengalami peningkatan sebesar 27,5 persen dibandingkan lalu lintas normal harian.

Seluruh kendaraan yang keluar Jakarta melintas dari tiga arah, yakni timur, barat dan selatan. Dari arah rimur sebanyak 53,01 persen, barat 23,94 persen, dan selatan 23,05 persen.

Kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Timur, merupakan kontribusi lalu lintas dari dua Gerbang Tol (GT), yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

"GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju jalan Tol Trans Jawa, sedangkan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang menuju jalan Tol Cipularang-Padaleunyi," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, Sabtu (1/8/2020).

Kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari GT Cikampek Utama 1 sebanyak 97.541, atau naik sebesar 58,1 persen dari lalu lintas normal. Sementara, kendaraan yang melintas di GT Kalihurip Utama 1 sebanyak 85.663, atau naik sebesar 37,9 persen.

"Total kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Timur, tercatat sebanyak 183.204, atau naik sebesar 48,0 persen dari lalu lintas normal," jelasnya.

Dari arah Barat, lanjut Heru, pihaknya mencatat sebanyak 82.720 kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikupa jalan Tol Merak-Tangerang.

"Jumlah ini naik sebesar 0,8 persen dari lalu lintas normal," ungkapnya.

Sementara dari arah Selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Ciawi 1 jalan Tol Jagorawi, yakni sebesar 79.651 kendaraan. Atau naik sebesar 22,4 persen dari lalu lintas normal.

 

2 dari 3 halaman

Prediksi Puncak Arus Balik

Dengan adanya peningkatan volume kendaraan, pihak Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu hati-hati dan mengikuti setiap rambu-rambu yang berlaku selama perjalanan.

"Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan, dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas. Serta istirahat jika lelah berkendara," imbuh Heru.

Sebelumnya, pihak Jasa Marga memprediksi puncak arus balik kendaraan menuju Jakarta terjadi pada Minggu 2 Agustus 2020.

Terkait hal ini pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu kepulangan, demi menghindari potensi kemacetan. Hal ini dikarenakan hampir setengah lalu lintas menuju Jakarta berasal dari arah Timur.

Jika arus balik ke Jakarta terkonsentrasi hanya dalam satu hari, maka potensi terjadinya kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta Cikampek II Elevated, akan cenderung tinggi.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓