Wakil Wali Kota Sebut Terjadi Penularan Covid-19 yang Masif di RS Azra Bogor

Oleh Nila Chrisna Yulika pada 01 Agu 2020, 17:21 WIB
Diperbarui 01 Agu 2020, 17:26 WIB
Bikin Tako Jumlah Kasus yang Kontak Erat Pasien Covid-19 di Maluku Utara
Perbesar
Ilustrasi melihat kesiapan RS tangani pasien Covid-19. (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengungkap terjadi penularan Covid-19 yang masif di Rumah Sakit Azra, Kota Bogor.

"Betul terjadi ledakan Covid-19," kata Dedie kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (1/8/2020).

Dedie mengatakan, terdapat 10 kasus Covid-19 di RS Azra. Sebanyak 6 orang dari Kota Bogor dan 4 orang dari Kabupaten Bogor.

Dia mengatakan, pasien Covid-19 di RS Azra merupakan pegawai frontliner mulai dari satpam, petugas informasi, hingga juru parkir di RS Azra.

"Kita sedang telusuri apakah dari faskes atau sumber lain seperti kantin, ruang ganti atau warung," ujar dia.

RS Azra merupakan satu dari delapan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Bogor.

2 dari 3 halaman

Bakal Ditutup?

Dedie mengatakan, saat ini tengah dibahas dengan Tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat apakah perlu menutup RS Azra.

"Masih dibicarakan dan sedang minta Tim Dinkes Propinsi Jawa Barat utk nemberikan pandangan karena RS tersebut Rujukan Covid-19 Jawa Barat," kata dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓