6 Hal yang Wajib Dilakukan Jemaah Haji pada 10 Zulhijah

Oleh Liputan6.com pada 31 Jul 2020, 14:47 WIB
Diperbarui 31 Jul 2020, 14:47 WIB
FOTO: Wukuf, Jemaah Haji Panjatkan Doa di Padang Arafah
Perbesar
Jemaah berdoa saat melaksanakan rangkaian ibadah haji di Padang Arafah, dekat Makkah, Arab Saudi, Kamis (30/7/2020). Hanya sekitar 1.000 jemaah yang diizinkan untuk melakukan ibadah haji tahun ini karena pandemi virus corona COVID-19. (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta - Apa yang harus dilakukan seorang jamaah haji pada 10 Zulhijah? Pada 10 Zulhijjah, seorang jemaah haji harus melakukan beberapa hal. Salah satunya usai bermalam di Muzdalifah, sejak subuh, para jemaah diatur untuk menuju Mina.

Sesampai di Mina, jemaah haji akan diarahkan untuk melempar batu kerikil di tiga pilar (jamarat) dengan masing-masing sebanyak tujuh batu, seperti dilansir Antara dari Saudi Press Agency, Jumat (31/7/2020). 

Sambil melempar batu ke tiga pilar, jemaah haji berseru Allah Maha Besar yang melambangkan setan, pada hari pertama Idul Adha.

Selanjutnya para jemaah akan mengorbankan seekor hewan, memakan sebagian daging kurban dan menyumbangkan sebagian untuk orang miskin. 

 

2 dari 3 halaman

Cukur Rambut hingga Tawaf

Sebagai tanda akhir masa ihram, jemaah haji akan mencukur rambutnya. 

Setelah itu, mereka akan menuju ke Masjidil Haram untuk melakukan tawaf ifadah yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali yang menjadi rukun haji.

Setelah tawaf, diperbolehkan bagi jemaah haji untuk bebas dari semua pembatasan ihram, sebelum kembali ke Mina, untuk tinggal dua hingga tiga hari ke depan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓