Masjid Agung Al Azhar Gelar Salat Idul Adha dengan Protokol Kesehatan Ketat

Oleh Mevi Linawati pada 30 Jul 2020, 10:39 WIB
Diperbarui 30 Jul 2020, 10:40 WIB
FOTO: Persiapan New Normal, Masjid Agung Al Azhar Disemprot Disinfektan
Perbesar
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Rabu (3/6/2020). Penyemprotan tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19 di rumah ibadah jika nantinya kembali dibuka untuk umum saat pemberlakuan new normal. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Masjid Agung Al Azhar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan berencana menggelar Salat Idul Adha 1441 Hijriah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar Haji Iding mengatakan, Salat Id akan dilangsungkan di lapangan dan area parkir pada Jumat 31 Juli 2020 pukul 06.30 WIB.

"Kita menerapkan protokol kesehatan, jarak antara jemaah ada jaraknya, begitu juga pengukuran suhu tubuh dilakukan sejak awal masuk gerbang masjid," kata Iding, seperti dikutip dari Antara.

Iding mengatakan, lapangan Masjid Agung Al Azhar dapat menampung 4.000 jemaah pada pelaksanaan Salat Idul Adha tahun-tahun sebelumnya. Khusus tahun ini dengan adanya pembatasan jarak fisik, maka daya tampung jamaah dibatasi mencapai 50 persen atau sekitar 2.000 orang.

"Tapi kalau nanti jemaah membeludak, kita akan manfaatkan aula," ujar dia.

Menurut Iding, pengukuran suhu tubuh rutin dilakukan sejak awal Masjid Al Azhar dibuka untuk salat berjemaah.

Pada saat pelaksanan Salat Idul Adha nanti, pengukuran suhu dilakukan di gerbang masuk masjid. "Kita buka dua pintu masuk yakni pintu timur dan barat di jalan Sisingamangaraja," kata Iding.

 

2 dari 3 halaman

Kerahkan petugas khusus

FOTO: Persiapan New Normal, Masjid Agung Al Azhar Disemprot Disinfektan
Perbesar
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Rabu (3/6/2020). Penyemprotan tersebut untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19 di rumah ibadah jika nantinya kembali dibuka untuk umum saat pemberlakuan new normal. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Masjid Agung Al Azhar mengerahkan petugas khusus yang akan mengawasi protokol kesehatan saat pelaksanaan Salat Id.

Salat Id di Masjid Agung Al Azhar terbuka untuk masyarakat umum, pihak masjid tidak memberlakukan pendaftaran untuk membatasi jumlah jemaah.

Pengurus Masjid Agung Al Azhar juga telah menunjuk KH Shobahussurur, MA sebagai khatib Idul Adha dan H Mukhtar Ibnu sebagai imam salat.

Saat pelaksanaan Salat Id nanti masyarakat yang datang diimbau untuk membawa peralatan salat sendiri, wajib menggunakan masker, berwudu sejak dari rumah, tidak membawa anak-anak, dan untuk lansia serta ibu hamil diimbau untuk salat di rumah.

"Imbauan kita tetap patuhi protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19, bagi yang kondisi kurang sehat diimbau salat di rumah saja, tetap jaga jarak, wajib pakai masker dan membawa hand sanitizer sendiri," kata Iding.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓