7 Amalan Sunah yang Dianjurkan saat Idul Adha

Oleh Liputan6.com pada 21 Jul 2020, 18:23 WIB
Diperbarui 21 Jul 2020, 18:24 WIB
Niat Puasa Senin Kamis
Perbesar
Ilustrasi Membaca Niat Puasa Senin Kamis Credit: shutterstock.com

Liputan6.com, Jakarta Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2020, seluruh umat Islam biasa akan melaksanakan puasa sunah terlebih dahulu tepatnya satu hari sebelum perayaan Idul Adha.

Puasa ini dikenal juga dengan sebutan puasa Arafah yang merupakan ibadah pada hari kesembilan bulan zulhijah. 

Namun, selain puasa Arafah, ada beberapa amalan-amalan yang baik dilakukan saat momen perayaan Hari Raya Idul Adha tiba. Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman islam.nu.or.id: 

Mengumandangkan Takbir

Pada malam Hari Raya Idul Adha, seluruh umat Islam dianjurkan untuk mengumandangkan takbir di setiap masjid, musala, dan rumah-rumah.

Dikumandangkannya takbir dimulai sejak terbenamnya matahari hingga imam naik ke mimbar untuk khutbah pada saat salat Idul Adha dan berakhir pada hari tasyrik tanggal 13 zulhijah.

Hal ini dikarenakan pada waktu tersebut, umat manusia dianjurkan untuk memuliakan, mengangungkan, dan menghidupkan nama Allah SWT. Anjuran ini sesuai yang tertulis dalam kitab Raudlatut Thalibin. 

"Disunahkan mengumandangkan takbir pada malam hari raya mulai terbenamnya matahari, dan sangat disunahkan juga menghidupkan malam hari raya tersebut dengan beribadah."

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Mandi Sebelum Salat Idul Adha

Ilustrasi salat
Perbesar
Ilustrasi salat (iStock)

Sebelum datang ke masjid atau lapangan, umat Islam dianjurkan untuk mandi dah bebersih terlebih dahulu. Hal ini boleh dilakukan mulai pertengahan malam, sebelum waktu subuh, dan yang lebih utama adalah sesudah waktu subuh

Hal ini dikarenakan tujuan dari mandi adalah membersihkan anggota badan dari bau yang tidak sedap, dan membuat badan menjadi segar bugar. 


Memakai Wewangian

[Fimela] salat
Perbesar
ilustrasi salat | pexels.com/@baybiyik

Saat perayaan Hari Raya Idul Adha, tepatnya sebelum melakukan ibadah salat Id, umat muslim juga dianjurkan untuk memakai wewangian, memotong rambut, memotong kuku, dan menghilangkan kotoran serta bau yang ada di tubuh.

Seperti yang tertera dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhaddzab terdapat keterangan mengenai amalan sunah ini.

"Disunahkan pada hari raya Id membersihkan anggota badan dengn memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak, karena amalan tersebut sebagaimana dilaksanakan pada hari Jumat, dan disunahkan juga memakai wangi-wangian."


Memakai Pakaian yang Bersih

Doa Setelah Salat Hajat
Perbesar
Ilustrasi Berdoa Credit: freepik.com

Saat Hari Raya Idul Adha juga dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik yang kita miliki. Yang terpenting pakaian tersebut bersih dan juga suci. Dalam Kitab Raudlatut Thalibin dijelaskan:

 "Disunahkan memakai pakaian yang paling baik, dan yang lebih utama adalah pakaian warna putih dan juga memakai serban. Jika hanya memiliki satu pakaian saja, maka tidaklah mengapa ia memakainya. Ketentuan ini berlaku bagi kaum laki-laki yang hendak berangkat salat Id maupun yang tidak. Sedangkan untuk kaum perempuan cukuplah ia memakai pakaian biasa sebagaimana pakaian sehari-hari, dan janganlah ia berlebih-lebihan dalam berpakaian serta memakai wangi-wangian."


Berjalan Kaki Menuju Masjid

Ilustrasi Masjid (Istimewa)
Perbesar
Ilustrasi Masjid (Istimewa)

Saat menuju ke masjid untuk melaksanakan salat, dianjurkan untuk berjalan kaki. Tujuannya, agar sesama umat muslim saling bertegur sapa dijalan sehingga mempererat tali silaturahmi.

Selain itu, juga dianjurkan untuk berangkat lebih awal menuju tempat salat id dilaksanakan.


Tidak Makan Sebelum Salat Id

Ilustrasi masjid
Perbesar
Ilustrasi masjid (sumber: iStockphoto)

Pada perayaan Hari Raya Idul Adha, disunahkan untuk makan setelah selesai melaksanakan Salat Id.

Jika pada Hari Raya Idul Fitri disunahkan untuk makan sebelum melaksanakan salat, pada perayaan Idul Adha umat Islam justru dianjurkan untuk berpuasa sebelum menjalankan ibadah Salat Id.

"Diriwayatkan dari sahabat Buraidah RA, bahwa Nabi SAW tidak keluar pada Hari Raya Idul Fitri sampai beliau makan, dan pada Hari Raya Idul Adha sehingga beliau kembali ke rumah."

 


Amalan-Amalan Sunnah Menyambut Idul Adha

Selain amalan-amalan saat Idul Adha, ada pula amalan sunah yang baik dijalankan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, di antaranya:

Memperbanyak amal saleh, pada tanggal 1-10 zulhijah

Memperbanyak membaca tahlil, takbir, dan tahmid, pada tanggal 1-10 zulhijah

Memperbanyak puasa dan qiyamul-lail, pada tanggal 1-10 zulhijah

Menjalankan Puasa Sunah Arafah pada 9 zulhijah bagi yang tidak sedang wukuf

Berhias dengan memakai pakaian bagus dan wangi-wangian

Tidak makan-minum (puasa) sejak fajar sampai dengan selesai salat Idul Adha

 

Reporter: Khulafa Pinta Winastya

Sumber: Merdeka

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya