Jumlah Pasien Covid-19 Tembus Angka Rekor, Ini Penjelasan Jubir Corona

Oleh Yopi Makdori pada 08 Jul 2020, 17:16 WIB
Diperbarui 08 Jul 2020, 17:19 WIB
Achmad Yurianto
Perbesar
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Penambahan jumlah pasien covid-19 per hari ini mencapai rekor yang menyentuh angka 1.853 orang. Namun menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melonjaknya angka pasien covid yang cukup drastis ini bukan berarti meningkat pula pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Saudara-saudara penambahan kasus covid-19 yang cukup banyak 1.853 ini tidak serta merta meningkatkan secara signifikan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. Karena sebagian besar pasien yang didapat ini adalah orang-orang yang dengan gejala minimal atau gejala yang sangat sedikit," ucap Yurianto dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta pada Rabu (8/7/2020).

Kata Yurianto, sebagian besar dari mereka tidak merasakan sakit sehingga tak ada indikasi untuk kewajiban diisolasi di rumah sakit.

"Namun kita meminta mereka melaksanakan isolasi secara mandiri dengan mematuhi secara ketat tentang pedoman pelaksanaan isolasi mandiri di rumah," kata Yurianto.

Supaya, lanjut Yurianto mereka tidak menjadi sumber penularan baru di tengah masyarakat. Yuri juga menjelaskan bahwa gambaran tersebut memberikan tanda bagi kita bahwa masih banyak kelompok masyarakat yang rentan tertular Covid-19 belum disiplin patuhi protokol kesehatan.

"Ini menjadi hal yang penting karena di dalam kaitan aktivitas produktif yang dilakukan saat ini persyaratan untuk aman, persyaratan untuk secara disiplin menjalankan protokol kesehatan menjadi mutlak untuk dilaksanakan," tegas Yurianto.

Yurianto mengharapkan hal itu menjadi kesadaran kita bersama agar penularan Corona di masyarakat bisa dihentikan atau paling tidak dikendalikan.

2 dari 3 halaman

Jumlah Kasus Meninggal

Achmad Yurianto juga mengatakan, ada 50 pasien Corona meninggal dunia pada hari ini, Rabu (8/7/2020).

"Jumlah akumulatif pasien positif yang meninggal berjumlah 3.359 orang," ujar Yurianto.

Kemudian, untuk jumlah pasien sembuh ada 800 orang pada hari ini. Jadi, total akumulatifnya, sebanyak 31.585 orang dinyatakan sembuh dan negatif Corona Covid-19 hingga saat ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓