Jalur Underpass Senen dari Jalan Letjen Suprapto Arah Monas Ditutup Selama 1 Bulan

Oleh Ady Anugrahadi pada 30 Jun 2020, 17:18 WIB
Diperbarui 30 Jun 2020, 23:36 WIB
Jalur Terowongan Senen Ditutup Sementara
Perbesar
Suasana jalur terowongan atau lintas bawah Senen yang ditutup sementara di Jakarta, Senin (4/5/2020). Penutupan terowongan dari arah Cempaka Putih menuju ke Monas tersebut dilakukan selama 10 hari karena adanya proyek pengerjaan Underpass Senen Extension. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta Jalur underpass Senen dari Jalan Letjen Suprapto mengarah ke Monas ditutup selama 1 bulan sehubungan dengan pembangunan Underpass Senen extention di Simpang Senen, Jakarta Pusat.

Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta pun melakukan rekayasa lalu lintas

"Di tutup selama sebulan. Arus lalu lintas dari Cempaka Putih dialihkan lewat atas (rel kereta api)," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Lilik Sumardi saat dihubungi, Selasa (30/6/20202).

Lilik menerangkan, penutupan dilakukan imbas dari penyambungan terowongan yang dari Jalan Suryopranoto ke Terowongan Atrium Senen.

"Pengalihan dilakukan arus selama sebulan," ujar dia.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dijelaskan, pengalihan Underpass Senen sisi selatan mulai diberlakukan pada hari ini sampai dengan 30 Juli 2020.

Kendaraan dari arah Timur atau Pulogadung yang akan menuju Barat (simpang Senen) yang semula dapat melalui Underpass Senen, dialihkan melalui jalan atas underpass.

2 dari 3 halaman

Jalan Alternatif

Sementara itu, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Simpang Senen, kendaraan dari arah Timur atau Pulogadung dapat melalui jalan alternatif: Jalan Letjend Suprapto-Jalan Tanah Tinggi Barat-Jalan Benyamin Sueb (menuju Ancol)-Jalan Kemayoran Gempol-Jalan Garuda-Jalan Bungur Raya-Jalan Gunung Sahari 3-Jalan Gunung Sahari-Jalan Budi Utomo menuju Tugu Tani atau Jalan Salemba Raya menuju Matraman.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

"PT Modern Wahana KSO selaku pelaksana pembangunan Underpass Senen extention bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) di lokasi pekerjaan," kata Syafrin.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓