Kejaksaan Masih Kejar 3 Tersangka Korupsi Dana Bank NTT

Oleh Rinaldo pada 28 Jun 2020, 14:45 WIB
Diperbarui 28 Jun 2020, 14:45 WIB
Kredit Macet Bank NTT
Perbesar
Foto: Tersangka Yohanes Ronal Sulaiman, saat digiring ke mobil tahanan Kejati NTT (Liputan6.com/Ola Keda)

Liputan6.com, Jakarta - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengejar tiga dari tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya yang merugikan negara Rp 127 miliar.

Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Yulianto dalam keterangan pers di Kupang, NTT, Minggu (28/6/2020). Yulianto mengatakan hal itu terkait masih ada tiga tersangka kasus kredit Bank NTT yang belum memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan.

"Ada tiga dari tujuh tersangka yang belum ditangkap. Kami sudah melakukan pemanggilan namun ketiganya tidak gubris panggilan penyidik," tegasnya.

Ia mengatakan, penyidik Kejaksaan Tinggi NTT akan terus mengejar ketiga tersangka itu hingga berhasil ditangkap.

"Kami telah mengendus keberadaan mereka. Tim Kami sudah disebar tinggal melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka," tegas Yulianto seperti dikutip Antara.

Kejaksaan Tinggi NTT hingga hari ini sudah menangkap empat orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana fasilitas kredit di Bank NTT Cabang Surabaya yang merugikan negara sebesar Rp 127 miliar.

Keempat orang tersangka yang telah diringkus penyidik Kejaksaan Tinggi NTT dalam kasus dugaan korupsi dana fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya yaitu Johanes Ronal Sulaiman, Siswanto Kondrata, Ilham Rudianto dan Stefanus Sulaimen.

"Masih ada tiga dari tujuh orang yang kita sedang kejar. Kami pastikan ketiganya akan tertangkap juga," kata Yulianto.

2 dari 3 halaman

Ditangkap di Hotel

Sebelumnya, Kejati NTT menangkap Stefanus Sulaiman, salah satu tersangka pembobol dana fasilitas kredit modal usaha di Bank NTT Cabang Surabaya yang diduga telah merugikan negara Rp 127 miliar.

"Tim intel Kejaksaan Tinggi NTT telah melakukan penangkapan terhadap satu lagi tersangka kasus korupsi dana fasilitas kredit usaha Bank NTT, Cabang Surabaya pada Sabtu (27/6/2020) malam," kata Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Yulianto di Kupang, Minggu (28/6/2020).

Yulianto mengatakan hal itu terkait perkembangan proses penyidikan kasus korupsi dana kredit Bank NTT Cabang Surabaya.

Dia mengatakan, tersangka Stefanus Sulaiman ditangkap tim gabungan terdiri dari penyidik Kejaksaan Tinggi NTT bersama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Surabaya, ketika tersangka berada di Hotel Ceraton, Surabaya, Jawa Timur.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓