Top 3 News: 50 Pasien Corona Covid-19 Meninggal dalam Sehari

Oleh Fachrur RozieMaria FloraDevira Prastiwi pada 08 Jun 2020, 08:30 WIB
Diperbarui 08 Jun 2020, 08:36 WIB
Achmad Yurianto
Perbesar
Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait laporan jumlah pasien positif corona atau Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat. Hingga Minggu 7 Juni kemarin, tercatat ada penambahan 672 orang yang terpapar Covid-19 sehingga totalnya menjadi 31.186.

Dari jumlah tersebut, kini ada 1.851 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Jumlah tersebut setelah dilaporkan ada penambahan 50 pasien meninggal dunia dalam sehari terhitung sejak Sabtu 6 Juni pukul 12.00 WIB hingga Minggu 7 Juni pukul 12.00 WIB.

Sementara, jumlah pasien sembuh tembus 10.498 pasien setelah ada penambahan 591 orang. 

Selain berita perkembangan kasus positif Covid-19 di Tanah Air, tertangkapnya buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurhadi juga masih menyita perhatian.

Penangkapan tersangka kasus suap dan gratifikasi ini disebut Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane tidak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Lantaran pada saat ditangkap, penyidik KPK Novel Baswedan tidak langsung membawa Nurhadi ke gedung KPK, melainkan di luar KPK. 

Sebelumnya, Nurhadi dan menantunya ditangkap di wilayah Jakarta Selatan pada Senin, 1 Juni 2020 malam. Lokasi dia ditangkap di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 7 Juni 2020:

2 dari 5 halaman

1. Update Corona Minggu 7 Juni: Pasien Covid-19 Meninggal 1.851, Bertambah 50 Orang

Achmad Yurianto
Perbesar
Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto saat konferensi pers Corona di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (27/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Angka pasien meninggal dunia akibat Corona Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Yurianto memaparkan, sebanyak 50 pasien Corona Covid-19 meninggal dunia pada hari ini, Minggu (7/6/2020). Total, hingga kini ada 1.851 pasien Covid-19 meninggal dunia.

"Kasus pasien Covid-19 meninggal dunia hari ini bertambah 50 orang," ujar Yurianto melalui konferensi pers daring di Graha BNPB Jakarta, Minggu (7/6/2020).

Meski begitu, Yurianto juga mengabarkan, jumlah pasien yang berhasil sembuh melawan virus dari Wuhan, China juga terus bertambah.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. KPK: Tak Benar Novel Baswedan Periksa Nurhadi di Luar Kantor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara terkait pernyataan yang menyebut penyidik Novel Baswedan memeriksa mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi di luar Gedung Merah Putih saat ditangkap. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pernyataan tersebut tak benar.

"KPK memastikan bahwa seluruh kegiatan penyidikan yang dilakukan KPK selama ini sesuai dengan mekanisme dan aturan hukum yang berlaku," ujar Ali saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2020).

Sebelumnya, Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebut Novel Baswedan saat menangkap Nurhadi tak langsung membawa tersangka suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA itu ke gedung KPK. Melainkan diperiksa di lokasi lain di luar markas antirasuah.

Ali menyatakan, pihak lembaga antirasuah dalam memeriksa seseorang sudah sesuai dengan perundang-undangan.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. Pasien Covid-19 Kalsel Meningkat, Jemaah Tabligh Akbar Diminta Periksakan Diri

Doni Monardo
Perbesar
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan strategi baru menanganani masalah COVID-19 dalam rapat tertutup Komisi VI DPR di Graha BNPB, Jakarta. Sabtu (2/5/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta warga Kalimantan Selatan (Kalsel) yang merupakan jemaah tabligh akbar di Gowa, Sulawesi Selatan segera melapor dan memeriksakan diri sesuai proses pemeriksaan corona Covid-19.

Doni menyebut, dari sekitar 2 ribu warga Kalsel yang ikut jemaah tabligh akbar di Gowa, hanya 900 yang melapor dan memeriksakan diri apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

Dia juga menjelaskan bahwa jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Kalsel angkanya terus meningkat. Maka dari itu, diperlukan kesadaran untuk memeriksakan diri agar penularan bisa dicegah.

"Dengan memeriksakan diri, kalau memang positif maka bisa melakukan isolasi mandiri atau menjalani karantina mandiri. Sebaliknya, kalau tidak memeriksakan diri dan ternyata positif, maka ia akan bisa menulari orang yang ada di sekitarnya dan juga membahayakan jiwa orang lain," kata Doni.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓