Jokowi Salat Jumat di Masjid Istana, Jemaah Dibatasi 150 Orang

Oleh Lizsa Egeham pada 05 Jun 2020, 14:03 WIB
Diperbarui 05 Jun 2020, 14:08 WIB
Presiden Jokowi salat Jumat di Masjid Istana Kepresidenan dengan protokol kesehatan
Perbesar
Presiden Jokowi salat Jumat di Masjid Istana Kepresidenan dengan protokol kesehatan. (Dok Setpres)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, (5/6/2020).

Salat Jumat ini merupakan yang pertama kali digelar kembali sejak pandemi virus corona (Covid-19) dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Presiden, Jokowi tiba di Masjid Baiturrahim samping Istana Merdeka sekitar pukul 11.47 WIB. Jokowi tampak mengenakan masker dan dilakukan pemindaian suhu tubuh sebelum masuk ke dalam masjid.

Setibanya di masjid, mantan Gubernur DKI Jakarta itu terlebih dahulu melaksanakan salat sunat tahiyyatul masjid. Adapun yang bertindak sebagai imam dan khatib dalam salat Jumat kali ini yaitu, Sudarjat sementara sebagai muazin adalah Apif Syarif Hidayat.

Dalam khotbahnya, khatib mengajak jemaah untuk terus meningkatkan iman dan takwa setelah beribadah puasa di bulan Ramadan. Khatib juga berharap agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

"Saat ini bangsa Indonesia dan seluruh bangsa-bangsa di dunia sedang menghadapi ujian yang sangat berat dari Allah Swt, yaitu pandemi Covid-19. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama ini semua akan segera berakhir," kata khatib.

Pihak Istana memastikan salat Jumat kali ini dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, antara lain pengecekan suhu tubuh dan pengaturan jarak antarjemaah. Selain itu, jemaah juga membawa perlengkapan salat masing-masing, telah berwudu sebelum ke masjid, serta mengenakan masker.

 

2 dari 2 halaman

Protokol Kesehatan

Presiden Jokowi hendak salat Jumat di Masjid Istana Kepresidenan dengan protokol kesehatan]
Perbesar
Presiden Jokowi hendak salat Jumat di Masjid Istana Kepresidenan dengan protokol kesehatan. (Dok Setpres)

Selain itu, kapasitas masjid untuk sementara waktu dibatasi menjadi hanya 150 jemaah dari kapasitas sebelumnya sebanyak 750 jemaah. Di sejumlah titik di sekitar lokasi masjid, disediakan sarana cuci tangan baik menggunakan sabun maupun hand sanitizer dan tisu antiseptik yang dapat digunakan para jemaah.

"Saya rasa dengan adanya kita sudah menggunakan konsep-konsep new normal ini kita bisa beribadah dengan nyaman," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam siaran persnya, Kamis 4 Juni 2020.

Jokowi sebelumnya telah meninjau kesiapan Masjid Baiturrahim menggelar salat Jumat berjemaah, Kamis kemarin. Menurut dia, Masjid Baiturrahim sudah ditata dengan baik mulai dari diberikannya tanda-tanda physical distancing hingga pembersihan masjid dengan disinfektan.

"Kita harapkan nanti apabila salat Jumat sudah dimulai lagi di Masjid Baiturrahim ini betul-betul sudah siap melaksanakan tatanan normal baru, adaptasi kebiasaan baru," kata Jokowi usai meninjau.

Lanjutkan Membaca ↓