Jokowi Siapkan Rp 6,4 Triliun untuk 5 Destinasi Wisata

Oleh Nanda Perdana Putra pada 29 Mei 2020, 14:27 WIB
Diperbarui 29 Mei 2020, 14:27 WIB
(Foto: Dok Kementerian PUPR)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah langkah telah disiapkan pemerintah demi menguatkan kembali sektor ekonomi pasca pandemi virus Corona atau Covid-19. Salah satunya adalah pemeliharaan lima destinasi wisata yang masuk dalam kategori penting.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan, dari 89 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah disetujui, lima di antaranya merupakan destinasi super prioritas wisata. Yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang di Sulawesi Utara.

"Progresnya, intinya bahwa di Kementerian PUPR walau dihemat sebesar Rp 44 triliun dari DIPA Rp 120 triliun tahun 2020, tidak ada kegiatan yang dibatalkan. Yang Rp 44 triliun yang ditunda akan menjadi prioritas tahun 2021 yang sudah dialokasikan anggarannya oleh Bu Menkeu," tutur Basuki usai Rapat Terbatas (Ratas) lewat daring, Jumat (29/5/2020).

"Kembali ke 5 destinasi wisata tadi, di tahun 2020 dialokasikan anggaran Rp 6,4 triliun untuk 5 destinasi wisata dan ini tidak termasuk yang dihemat, karena ini menjadi prioritas. Dengan harapan bahwa setelah pandemi ini, ini menjadi yang paling cepat bisa rebound," lanjutnya.

Menurut Basuki, dari alokasi dana Rp 6,4 triliun itu, sebanyak Rp 5,1 triliun sudah ditandatangan kontrak dan ada yang telah dimulai pengerjaannya. Sementara yang lain juga ada yang baru memulai sepekan usai Lebaran.

"Contoh di Danau Toba, kegiatannya adalah penataan Pantai Parapat kemudian penataan kawasan Huta Raja Siallagan di Samosir. Dan termasuk yang lain-lain, ini kegiatan kawasan belum termasuk perbaikan jalan, pelebaran jalan, gapura, pasar, dan lain-lain," jelasnya.

Untuk kawasan Borobudur, ada kegiatan proyek jalan akses utama dan Gerbang Klangon. Ada beberapa akses gerbang ke Borobudur yakni dari Sentul, Wates, Jalan Magelang, dan dari Purworejo.

"Jadi itu ada beberapa gerbang yang akan dibangun untuk antarkan turis menuju kawasan Borobudur. Jadi ada jalan akses utama dan gerbang-gerbang yang sudah kita kontrak tahun ini," kata Basuki.

2 dari 3 halaman

Mandalika dan Labuan Bajo

Lebih lanjut, untuk di Mandalika, pemerintah memprioritaskan pembangunan akses jalan dari Bandara Internasional Lombok (BIL) ke Mandalika sepanjang 17 kilometer. Proses lelang proyek sudah selesai dan akan segera dimulai pengerjaannya sehingga pada 2021 nanti sudah selesai. Termasuk perbaikan kawasan Pantai Belubuk di Mandalika.

"Labuan Bajo, semua kegiatan sudah terkontrak. Misalnya terusan dari Puncak Waringin, kemudian di jalan Soekarno Hatta bawah atau atas untuk dilebarkan dan di Gua Cermin. Kemudian di Manado-Bitung Likupang sudah ada kegiatan di antaranya adalah penataan Pantai Malalayang di Manado yang bisa dipakai untuk kuliner di Manado," Basuki menandaskan.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓