PDIP Bakal Gelar Acara Bulan Bung Karno secara Daring

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 27 Mei 2020, 19:53 WIB
Diperbarui 27 Mei 2020, 19:53 WIB
Megawati Berdialog dengan Elemen Muda
Perbesar
Sekjen Hasto Kristanto saat berdialog dengan elemen muda di DPP PDIP, Jakarta, Senin (7/1). Megawati bercerita tentang pengalaman hidup sebagai Ketum Partai dan Sebagai anak sosok seorang Proklamator Ir. Soekarno. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar rangkaian acara Bulan Bung Karno yang dimulai 1 Juni 2020. Namun, pelaksanaan Bulan Bung Karno kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu bakal menggelar acara tersebut secara daring, lantaran masih ada pandemi Corona.

"Seluruh kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini akan dilakukan secara daring, melalui teleconference, webinar, dan utilisasi seluruh sosial media, dengan tema, Bung Karno Bapak Bangsa, Spirit Pancasila: Gotong Royong Hadapi Covid-19," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto melalui teleconference, Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Menurut dia, tema ini mengangkat benang merah sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia yang di dalam setiap momentum penting, selalu hadir sosok Bung Karno. Mulai dari masa remaja, perjuangan, sampai puncaknya.

"Peringatan Bulan Bung Karno di tengah Covid-19 ditujukan untuk menggelorakan semangat berdiri di atas kaki sendiri. Dari pandemi ini bangsa Indonesia diingatkan bagaimana setidaknya Indonesia harus berdikari sekurang-kurangnya di bidang pangan, kesehatan, energi, keuangan, pertahanan, dan keamanan," ungkap Hasto.

Hasto mengatakan, dalam peringatan Bulan Bung Karno ini, PDIP membuka ruang inovasi dan kreativitas yang seluas-luasnya bagi para pemuda Indonesia guna mengekspresikan seluruh ide, gagasan, pemikiran, cita-cita dan perjuangan Bung Karno tersebut dengan menjawab berbagai tantangan dan persoalan bangsa, agar dengan penuh keyakinan menempuh jalan kemajuan di seluruh aspek kehidupan.

"Kegiatan selama Bulan Bung Karno mencakup lomba pidato, lomba cipta lagu, lomba pembuatan video, Gelar Museum Bung Karno secara virtual, bakti sosial, dan juga berbagai bentuk kegiatan kebudayaan. Kegiatan sejenis juga dilakukan seluruh pengurus dan kader partai di daerah dengan mengedepankan muatan lokal," jelas Hasto.

Dia pun mengatakan, kader PDIP mengucap syukur lantaran acara Bulan Bung Karnoyang dilakukan sejak 2010 ini, masih bisa dilaksanakan sampai 2020, meskipun ada pandemi Corona.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Rangkaian Acara

Partai berlambang banteng bermoncong putih ini pun juga akan merayakan hari lahirnya Pancasila. "Tema yang diambil, Pancasila Dalam Tindakan, Gotong Royong Indonesia Maju," tutur Hasto.

Menurut dia, tema ini menujukan sikap politik partai dalam perbuatan nyata untuk masyarakat, apalagi di tengah wabah.

"Dengan tema ini, maka politik dalam perbuatan nyata untuk seluruh rakyat, bangsa dan negara Indonesia menjadi ciri dan tolok ukur utama tanggung jawab setiap partai politik di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Hasto.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, biasanya di Blitar, memang ada acara. Baik untuk peringatan Hari Pancasila maupun Bulan Bung Karno.

Khusus acara Bung Karno, biasanya dilakukan di makam Bung Karno, dengan tumpengan bersama masyarakat. 

"Namun, kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman di Blitar, maka tanggal 1 dan 6 Juni dengan protokol Covid-19, tidak melibatkan banyak orang. Doa bersama juga seperti itu, bisa dilakukan secara fisik dan virtual tapi dilakukan di kompleks makam Bung Karno dengan protokol Covid-19," kata Djarot.

Dia menegaskan, acara yang digelar ini akan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19 dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

"Jadi acara itu tetap berlangsung di Blitar dengan kemasan yang baru, baik secara fisik maupun virtual," pungkas Djarot.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya