3 Fakta Terkait Rekor Penambahan Kasus Corona Covid-19 di Jatim

Oleh Devira Prastiwi pada 22 Mei 2020, 15:30 WIB
Diperbarui 22 Mei 2020, 15:30 WIB
(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Jakarta - Pada Kamis, 21 Mei 2020, penambahan kasus positif Corona di Indonesia mencapai 973 pasien. Dari jumlah tersebut, Jawa Timur atau Jatim menjadi penyumbang terbanyak kasus baru Covid-19.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Jatim mencatatkan rekor tertinggi penambahan kasus positif Corona sebanyak 502 orang.

"Hari ini jumlah tertinggi kasus penambahan positif Covid-19, dengan Jawa Timur mencatatkan yang tertinggi," kata Yurianto di Graha BNPB Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.

Sementara itu, menurut Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Joni Wahyuhadi, Surabaya menjadi penyumbang tertinggi sebanyak 311 kasus positif Corona.

Berikut 3 hal terkait penambahan kasus Covid-19 terbanyak di Jatim dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 5 halaman

Capai 502 Pasien

(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkoordinasi dengan jajaran forkopimda Jatim (Foto:Dok Istimewa)

Juru Bicara Gugus Tugas Nasional Covid-19, Achmad Yurianto menyatakan Provinsi Jawa Timur mencatatkan rekor pasien positif tertinggi hari ini.

Jumlahnya diketahui mencapai 502 pasien. Sehingga total akumulatif hari ini di Jawa Timur terdapat 2.998 pasien positif Covid-19.

"Hari ini jumlah tertinggi kasus penambahan positif Covid-19, dengan Jawa Timur mencatatkan yang tertinggi," kata Yurianto di Graha BNPB Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.

Jumlah konfirmasi kasus positif di Jawa Timur diketahui lebih dari separuh total kasus pada hari ini.

Diketahui, penambahan kasus pada hari ini mencapai 973 pasien dengan total akumulatif sebanyak 20.162 pasien.

"Ini adalah penambahan jumlah kasus konfirmasi positif tertinggi," jelas Yurianto.

 

3 dari 5 halaman

Terbanyak di Surabaya Raya

(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim turun langsung meninjau kesiapan pelaksanaan PSBB Malang Raya (Foto: Dok Istimewa)

Jumlah kasus Corona COVID-19 bertambah signifikan di Jawa Timur (Jatim). Pada hari ini, Kamis, 22 Mei 2020, tercatat ada penambahan 502 kasus baru pasien positif dan penyumbang terbanyak adalah Surabaya yaitu 311 kasus.

Penambahan kasus terbanyak Corona Covid-19 kedua di Jatim juga masih dari kawasan Surabaya Raya.

Tercatat ada 57 pasien baru terinfeksi virus SARS CoV-2 di Sidoarjo. Kemudian disusul Kabupaten Probolinggo 31 kasus baru serta di Gresik menyumbang 27 kasus positif Covid-19.

Kemudian tambahan kasus baru juga terjadi tiga di Kota Malang dan masing-masing dua kasus di Kota Pasuruan, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Bangkalan lalu Bojonegoro.

Sedangkan di Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Probolinggo, Magetan, Kabupaten Malang dan Tuban masing-masing tambah satu kasus.

 

4 dari 5 halaman

Penyebab Lonjakan Kasus

Lewat Video Call, Gubernur Jatim Monitor Penyaluran BLT Dana Desa di Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan sambungan online dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Tim Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyatakan, kenaikan kasus baru positif Corona Covid-19 di Jatin didorong jumlah angka penularan di dalam klaster yang melonjak.

Bahkan, terbaru ada temuan klaster rumah sakit yang menjangkit beberapa tenaga kesehatan mulai perawat hingga dokter.

"Jadi memang yang ada penambahan di klaster yang ada. Yang baru itu dari nakes (tenaga kesehatan) ada positif Covid-19, 20 orang, 12 di antaranya nakes, empat dokter, tiga spesialis," Ketua Rumpun Tracing, dr. Kohar Hari Santoso.

"Lainnya penambahan klasteryang sudah ada. Ada kelompok melakukan perjalanan luar negeri. Jumlahnya enggak terlalu besar tapi potensi klaster. Di samping itu ada perjalanan luar kota," dia menambahkan.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓