35 Orang Tinggalkan Jakarta Lewat Stasiun Gambir di Hari Pertama KA Beroperasi

Oleh Ika Defianti pada 13 Mei 2020, 08:40 WIB
Diperbarui 13 Mei 2020, 08:40 WIB
Antisipasi Virus Corona di Stasiun Gambir
Perbesar
Calon penumpang kereta api mengenakan masker saat berada di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/01). Dalam rangka pencegahan Virus Corona, PT Kereta Api Indonesia (persero) melakukan sosialisasi kepada penumpang dengan membagi-bagikan masker di stasiun Gambir. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus menyatakan, ada puluhan penumpang kereta api jarak jauh meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Gambir pada Selasa (12/5/2020).

Dia menyebut, para penumpang ini menggunakan kereta luar biasa jurusan Stasiun Gambir-Pasarturi rute selatan dan utara.

"Jadi sebanyak 35 penumpang meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Gambir dengan menggunakan rute Stasiun Gambir-Pasarturi," kata Joni saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (13/5/2020).

Dia menyebut rute yang paling banyak diminati yakni Stasiun Gambir menuju Cirebon, Semarang Tawang dan Pasarturi.

Joni juga mengatakan 35 penumpang tersebut telah memenuhi syarat yang telah ditentukan untuk menggunakan kereta luar biasa saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Calon penumpang harus melewati proses verifikasi yang dilakukan oleh tim satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 sebelum pembelian tiket.

"Pada prinsipnya KAI hanya menyediakan sarana angkutannya, tiket dan penyediaan tempat. Sedangkan verifikasi sepenuhnya berkas atau dokumen dan keperluan bepergian kewenangan tim satgas gabungan," jelas Joni soal penumpang di Gambir.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengoperasikan perjalanan kereta api luar biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai 12-31 Mei 2020.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyatakan pengoperasian itu bentuk penyesuaian Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Terdapat enam perjalanan kereta api luar biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19," kata Joni dalam keterangan pers, Senin 11 Mei 2020.

 

2 dari 3 halaman

Layani 3 Rute

Adapun 3 rute yang dilayani oleh KAI sebagai berikut:

1. Gambir - Surabaya Pasarturi PP (Lintas Utara)

a.Rangkaian: 4 Kereta Eksekutif dan 4 Kereta Ekonomi

b. Kapasitas yang dijual: 264 Tempat Duduk (50 persen dari total tempat duduk tersedia)

c. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Gambir, Cirebon, Semarang Tawang, Surabaya Pasarturi

d. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp 750.000 dan Ekonomi Rp 400.000

 

2. Gambir - Surabaya Pasarturi PP (Lintas Selatan)

a. Rangkaian: 4 Kereta Eksekutif dan 4 Kereta Ekonomi

b. Kapasitas yang dijual: 264 Tempat Duduk (50 persen dari total tempat duduk tersedia)

c. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Gambir, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Pasarturi

d. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp 750.000 dan Ekonomi Rp 450.000

 

3. Bandung - Surabaya Pasarturi PP

a. Rangkaian: 3 Kereta Eksekutif dan 3 Kereta Ekonomi

b. Kapasitas yang dijual: 198 Tempat Duduk (50 persen dari total tempat duduk tersedia)

c. Stasiun Naik/Turun Penumpang: Bandung, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Pasarturi

d. Tarif jarak terjauh: Eksekutif Rp 630.000 dan Ekonomi Rp 440.000.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓