DPR Desak Kemenag Tetapkan Batas Waktu Maksimal Penetapan Ibadah Haji 2020

Oleh Yopi Makdori pada 12 Mei 2020, 08:58 WIB
Diperbarui 12 Mei 2020, 09:00 WIB
Jemaah Jelang Puncak Ibadah Haji
Perbesar
Umat muslim berdoa ketika mereka mengelilingi Kakbah di Masjid al-Haram menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di kota suci Makkah, Arab Saudi pada Senin (5/8/2019). Ibadah haji menjadi pertemuan tahunan umat manusia terbesar di dunia. (AP Photo/Amr Nabil)

Liputan6.com, Jakarta Anggota Komisi VIII DPR RI, Idah Syahidah Rusli Habibie mendesak Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan batas waktu maksimal penetapan Ibadah Haji 2020.

Hal ini, kata Idah bisa dilakukan sambil menunggu keputusan dari Pemerintah Arab Saudi terkait kepastian keberangkatan jemaah haji akibat adanya pandemi Covid-19, sehingga tidak menimbulkan kekacauan di tengah masyarakat.

"Sampai saat ini belum ada keputusan dari Pemerintah Arab Saudi tentang kepastian ibadah Haji tahun 2020. Untuk itu Kemenag harus menetapkan batas waktunya berdasarkan kemampuan yang dimiliki, jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama," kata politisi Idah dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama Fachrul Razi secara daring, Senin (11/5/2020).

Idah menyampaikan, kebutuhan akomodasi jemaah dalam menjalankan ibadah haji tahun ini harus terjaga. Sehingga jika Pemerintah Arab Saudi mengizinkan pelaksanaannya, Pemerintah Indonesia sudah siap.

"Kebutuhan akomodasi jangan sampai ada yang terlewat, karena kita sedang menunggu kepastian. Apabila tahun ini diperbolehkan berangkat, maka Pemerintah kita sudah siap dan sigap," pesan dia.

2 dari 3 halaman

Buat Skenario Terburuk

Dia mengingatkan Kemenag untuk mempersiapkan skenario terburuk apabila ibadah haji tahun 2020 dibatalkan. Di antaranya dengan mengembalikan uang jemaah yang sudah membayar lunas BPIH sebesar 50 persen dan tetap mengutamakannya dalam ibadah haji tahun depan.

"Berdasarkan hasil rapat dengan Dirjen PHU Kemenag, dapat disimpulkan apabila ibadah Haji dibatalkan, maka calon jemaah yang sudah melunasi BPIH dapat menarik setengahnya dan berhak diprioritaskan pada tahun setelahnya," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait