Doni Monardo: Selama Dunia Belum Berhasil Temukan Vaksin Corona, Kita Jangan Lengah

Oleh Lizsa Egeham pada 11 Mei 2020, 19:16 WIB
Diperbarui 11 Mei 2020, 19:16 WIB
Doni Monardo
Perbesar
Di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (6/5/2020), Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan, mudik tetap tidak boleh dilakukan. (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat tidak lengah karena vaksin virus corona hingga kini belum ditemukan.

Masyarakat diminta tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

"Selama bangsa-bangsa di dunia belum berhasil menemukan vaksin, maka kita tidak boleh lengah, jangan kendor," kata Doni dalam video conference, Senin (11/5/2020).

Doni menyebut, memang sejumlah daerah kini telah mengalami tren penurunan kasus konfirmasi positif. Namun, dia mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran virus corona.

Doni menjelaskan bahwa dalam menangani corona, tidak bisa apabila hanya mengandalkan pemerintah pusat saja. Menurutnya, harus ada upaya kerja sama semua pihak agar virus corona di Indonesia berakhir dan masyarakat dapat segera hidup normal kembali.

"Sekali lagi, tidak bisa pemerintah pusat semata. Dibutuhkan upaya gotong royong, pentahelix berbasis komunitas, pemerintah, akademisi dunia usaha, relawan, LSM, dan didukung media," jelasnya.

Di sisi lain, Doni mengakui pemerintah memang menyiapkan pemulihan ekonomi pasca pandemi corona. Namun, hal itu masih dikaji oleh pakar ekonomi dan sosiolog sehingga langkah pemulihan berjalan tepat.

"Semata-mata untuk lindungi bangsa kita agar tidak terkapar PHK. Kalau tidak punya prioritas kita tidak fokus untuk hal-hal penyelamatan," ucap Doni.

2 dari 3 halaman

Update Kasus 11 Mei 2020

Achmad Yurianto
Perbesar
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto pada konferensi pers update Corona di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (23/4/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Sebelumnya diberitakan, jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Hal ini diungkapkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

Yurianto menuturkan, per hari ini, Senin (11/5/2020), ada penambahan kasus positif corona Covid-19 sebanyak 233 orang.

"Sehingga totalnya menjadi 14.265 orang," ujar Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Senin (11/5/2020).

Yurianto menambahkan, jumlah pasien yang sembuh dari virus corona Covid-19 juga bertambah 183 orang. Dengan begitu, total kasus sembuh di Indonesia menjadi 2.881 orang.

Kasus meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 pada hari ini juga bertambah 18 orang. Sehingga total akumulatif kasus meninggal dunia akibat corona menjadi 991 jiwa.

Data update pasien Corona Covid-19 ini tercatat sejak Minggu, 10 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓