Pendiri PAN: Banyak Tokoh Nasional Ingin Bergabung Partai Baru Amien Rais

Oleh Liputan6.com pada 08 Mei 2020, 23:09 WIB
Diperbarui 08 Mei 2020, 23:09 WIB
Amien Rais
Perbesar
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais. (Liputan6.com / Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Pendiri PAN Muhammad Yunus menuturkan, Mulfachri Harahap, politikus PAN pesaing Zulkifli Hasan pada Kongres V Kendari, mendukung pembentukan partai baru. Partai yang disiapkan oleh senior PAN Amien Rais.

"Kalau Pak Mulfachri Harahap, setau saya beliau mendukung untuk pendirian partai baru," kata Yunus kepada wartawan, Jumat (8/5).

Yunus mengatakan, ide pembentukan partai baru ini merupakan permintaan kader yang melihat PAN sudah tak menjadi partai reformis.Amien Rais mendirikan partai baru itu sebagai bentuk koreksi total terhadap PAN yang dianggap melenceng dari ruh reformasi.

"Partai yang Pak Amien Rais dirikan nanti itu adalah koreksi total terhadap PAN yang sudah melenceng jauh dari ruh reformasi," kata Yunus.

Tokoh yang bergabung diantaranya adalah putra Amien Rais, Hanafi Rais yang belum lama mundur dari pengurus dan anggota DPR dari PAN.

Prosesnya, kata Yunus, masih berjalan. Dia klaim mayoritas kader PAN mendukung pembentukan partai tersebut. Serta tokoh nasional lainnya, meski Yunus belum mau mengungkap siapa saja.

"Mayoritas kader PAN mendukung partai yang akan didirikan oleh Pak Amien Rais, bahkan banyak tokoh tokoh nasional yang ingin di partai baru ini," kata dia.

2 dari 3 halaman

Dipimpin Amien Rais

Politikus senior PAN, Agung Mozin mengatakan, Amien Rais dinilai paling cocok sebagai sosok perekat tokoh dan komponen partai baru yang merupakan antitesis dari pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Mungkin Pak Amien Rais langsung yang akan jadi pemimpin. Karena sebagai perekat," kata Agung ketika dihubungi, Jumat (8/5/2020).

Agung merupakan salah satu tokoh yang akan mendirikan partai baru bersama Amien Rais. Tokoh lainnya seperti pendiri PAN Putra Jaya, juga disebut-sebut ikut bergabung.

Partai ini disiapkan menjadi oposisi dari pemerintahan Jokowi. Agung mengatakan, sejumlah elemen mulai perguruan tinggi hingga kelompok 212 akan bergabung menjadi satu di partai baru tersebut.

"Partai baru terdiri dari komponen elemen masyarakat yang kritis terhadap pemerintah," kata Agung.

Dia juga mengatakan, kader PAN hingga pimpinan partai di daerah siap bergabung dengan partai baru tersebut.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓