Kembali ke Jakarta, Pemudik Wajib Kantongi Surat Keterangan Bebas Corona

Oleh Liputan6.com pada 08 Mei 2020, 19:27 WIB
Diperbarui 08 Mei 2020, 19:27 WIB
Mudik Natal dan Tahun Baru, Bandara Soetta Siapkan 478 Pesawat Ekstra

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menjalankan prosedur ketat terhadap para pemudik yang kembali ke Ibu Kota setelah Hari Raya Idul Fitri 2020 untuk mencegah penyebaran Corona.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di sejumlah pos di pintu masuk menuju Jakarta.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi agar para pemudik diizinkan masuk Jakarta yakni menunjukkan surat keterangan bebas Corona dari rumah sakit di daerah asalnya atau dengan menunjukkan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Prinsipnya yang bersangkutan pada saat akan masuk Jakarta itu harus ada jaminan bahwa yang bersangkutan bebas dari Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil PCR test atau surat keterangan RS, atau puskesmas yang ada di (daerah) asalnya," kata Syafrin, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Dia mengatakan, pihaknya tidak menyediakan fasilitas kesehatan maupun petugas medis untuk memeriksa pemudik satu per satu di pos-pos pemeriksaan yang sudah disiapkan Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov hanya akan memeriksa dokumen bebas Corona yang menjadi syarat itu. Oleh karena itu, mereka yang tidak membawa surat keterangan maupun hasil tes PCR bakal diminta putar balik.

"Jadi suratnya yang kita akan coba periksa," ujar Syafrin.

 

2 dari 3 halaman

Bekerja Sama dengan Polisi

Untuk melakukan pemeriksaan kepada para pemudik ini, Pemprov DKI bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.

Mereka bakal mendirikan 11 pos pantau di perbatasan Jakarta. Salah satunya di gerbang tol Cikarang Barat dan Bitung.

 

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓