Rapid Test Corona Covid-19 di Jakarta, 3.155 Warga Dinyatakan Positif

Oleh Ika Defianti pada 07 Mei 2020, 19:17 WIB
Diperbarui 07 Mei 2020, 19:25 WIB
Rapid Test Covid-19 di Terowongan Kendal Jakarta

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta telah melakukan rapid test virus Corona atau Covid-19 terhadap 82.652 orang yang tersebar di lima kota administrasi dan satu kabupaten. Rapid test tersebut sudah dilaksanakan sejak akhir Maret 2020.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyatakan, untuk persentase positif bagi yang mengikuti rapid test mencapai empat persen.

"Dengan rincian 3.155 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 79.497 orang dinyatakan negatif," kata Dwi dalam keterangan pers, Kamis (7/5/2020).

Selain itu dia juga menyebut Dinas Kesehatan juga memberikan layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) atau pada situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/.

"Bagi masyarakat yang mengakses, akan diberikan layanan konseling oleh Psikolog yang bertugas di Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, sasaran dan prioritas rapid test yakni mereka yang berisiko tinggi menularkan ataupun tertular virus Corona. Misalnya tenaga medis, orang-orang yang memiliki riwayat kontak fisik dengan kasus pasien dalam pengawasan (PDP) hingga orang dalam pemantauan (ODP).

Apabila hasil tes tersebut positif, langkah selanjutnya yakni dilakukan pengambilan tes swab, isolasi mandiri, atau dirujuk ke shelter sesuai kriteria keparahan selama menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR). Bila kondisi memburuk sebelum hasil PCR diperoleh, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit.

Kemudian bila hasilnya negatif Corona, pasien diinformasikan untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Bila kondisi memburuk, dirujuk ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan PCR atau memeriksa ulang rapid test sebanyak satu kali pada hari ke 7-10 setelah tes awal.

2 dari 3 halaman

Data Nasional Corona 7 Mei

Achmad Yurianto
Juru Bicara Penanganan Percepatan COVID-19 Achmad Yurianto saat konferensi pers melalui Live Streaming terkait perkembangan virus Corona di Gedung Graha BNPB, Jakarta pada Rabu (18/3/2020). (Dok Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB)

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan, jumlah pasien positif Corona kembali bertambah pada hari ini, Kamis (7/5/2020).

Menurut Yurianto, jumlah orang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona Covid-19 pada hari ini bertambah 338 orang. "Menjadi 12.776," ujar Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Dia juga menyampaikan, jumlah pasien yang meninggal dunia karena virus Corona Covid-19 sebanyak 35 orang pada hari ini. Sehingga totalnya 930 orang.

Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah. Sebanyak 64 sembuh dari Corona pada hari ini. Dengan begitu, total akumulatif pasien sembuh mencapai 2.381 orang.

Data update pasien Corona Covid-19 ini tercatat sejak Rabu, 6 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓