1.792 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Corona di Jakarta hingga 6 Mei

Oleh Ika Defianti pada 07 Mei 2020, 14:19 WIB
Diperbarui 07 Mei 2020, 14:19 WIB
FOTO: Prosesi Pemakaman Korban Corona COVID-19 di Jakarta
Perbesar
Petugas mengubur peti jenazah berisi korban virus corona COVID-19 ke sebuah pemakaman di Jakarta, Rabu (15/4/2020). Hingga sore ini, jumlah kasus COVID-19 di Indonesia sebanyak 5.136 positif, 446 sembuh, dan 469 meninggal dunia. (Bay ISMOYO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mencatat, 1.792 jenazah dimakamkan dengan prosedur tetap atau protap penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 sepanjang Maret sampai 6 Mei 2020.

Jumlah tersebut berdasarkan data di website corona.jakarta.go.id yang dikutip Liputan6.com, Kamis (7/5/2020). Dalam grafik, jumlah warga yang dimakamkan dengan protap Covid-19 naik turun.

Pada 6 Mei 2020, ada 15 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19. Sementara pada 5 Mei berjumlah 35 pemakaman dengan protap yang sama.

Kendati begitu, jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19 ini tidak semua merupakan pasien yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Mereka juga kelompok orang dalam pemantauan (ODP) ataupun pasien dalam pengawasan (PDP) yang belum dites Covid-19 ataupun masih menunggu hasil. Sebab beberapa di antaranya, hasil tes apakah terinfeksi Corona atau tidak, keluar ketika pasien meninggal telah dimakamkan.

2 dari 3 halaman

Data Corona 6 Mei 2020

Kesunyian Pemakaman Pasien Covid-19
Perbesar
Petugas menyiapkan pemakaman pasien Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto menyampaikan per Rabu (15/4) jumlah pasien terkonfirmasi 5.136 dan meninggal 469 orang serta sembuh 446. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sementara itu, data terbaru mengenai perkembangan kasus virus Corona baru di Indonesia kembali dibagikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Hingga Rabu (6/5/2020), pukul 12.00 WIB, tercatat ada 367 kasus positif baru sehingga total akumulatif menjadi 12.438 orang di Indonesia yang terinfeksi Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto.

"Sampai dengan hari ini kita telah melakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 128.383 dari 92.976 orang. Kasus positif bertambah 367 orang sehingga menjadi 12.438 orang," ujar Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring dari Graha BNPB Jakarta.

Selain itu, angka kesembuhan 2.317 orang. Sementara, kasus kematian terkait Covid-19 menjadi 895 jiwa.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓