Update 5 Mei Pagi: Pasien Rawat Inap di RS Wisma Atlet 915 Orang

Oleh Yopi Makdori pada 05 Mei 2020, 10:03 WIB
Diperbarui 05 Mei 2020, 10:03 WIB
Mengintip Kesiapan RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran

Liputan6.com, Jakarta - Pasien rawat inap terkait virus Corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat berkurang dua orang dibanding tadi malam. Tercatat per pukul 08.00 WIB, Selasa (5/5/2020), pasien rawat inap di sana sejumlah 915 orang.

Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Wapangkogasgabpad), Brigjen TNI M Saleh Mustafa menyebut, dari jumlah tersebut sebanyak 759 orang di antaranya merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

"Sedangkan 86 orang PDP dan 70 orang ODP," jelas Saleh melalui keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).

Sebagai informasi, tadi malam jumlah pasien positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet ada 762 orang. Hal ini berarti ada pengurangan pasien positif Covid-19 tiga orang. Sementara penambahan satu orang ada di pasien PDP yang semula 85 kini 86 orang.

"Jumlah pasien tidak rawat inap ada 260 orang," papar Saleh.

Saleh menjelaskan, 818 orang juga telah keluar dari rumah sakit Wisma Atlet. Salah satunya karena dirujuk ke rumah sakit lain, yakni 88 orang.

"Sisanya atas permintaan sendiri 25 orang, isolasi mandiri 702 orang, dan meninggal dunia tiga orang," tandasnya.

2 dari 3 halaman

Satu Keluarga di Tangerang Positif Covid-19 Dirujuk ke Wisma Atlet

FOTO: Melihat Alat Pendukung Perawatan Pasien di RS Darurat COVID-19
Petugas memeriksa alat pendukung perawatan pasien virus corona COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Satu keluarga yang terdiri dari suami, istri dan dua anak, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, positif tertular Covid-19. Satu keluarga tersebut akhirnya dirujuk ke Wisma Atlet untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, membenarkan adanya kabar tersebut.

"Iya betul, bapaknya sudah duluan dirawat," kata Hendra, Senin (4/5/2020).

Sebelumnya, sang ayah awalnya sudah dirawat duluan di RSUD Banten lantaran terindikasi Covid-19. Diduga, adanya kontak aktif di rumah menyebabkan seluruh anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19.

"Bapaknya ini bekerja di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara," kata Hendra.

Diketahui, anggota keluarga yang tertular meliputi istri dan dua anaknya yang paling kecil berumur tujuh tahun. Kini, kata Hendra, seluruh anggota keluarga tersebut dibawa ke Wisma Atlet untuk mendapatkan perawatan intensif Covid-19.

"Positif istri dan dua orang anak, sudah dibawa ke Wisma Atlet," kata Hendra.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓