Baru Tiba dari Singapura, 87 WNI Jalani Rapid Test Corona di Bandara Soetta

Oleh Pramita Tristiawati pada 05 Mei 2020, 02:35 WIB
Diperbarui 05 Mei 2020, 02:35 WIB
TKI dari Singapura jalani rapid test di Bandara Soetta
Perbesar
TKI dari Singapura jalani rapid test di Bandara Soetta, Senin (4/5/2020). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta Tiba di Indonesia, puluhan pekerja migran Indonesia, menjalani rapid test massal terkait Corona, di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Senin (4/5/2020).

Rapid test massal tersebut merupakan giat Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang terus membantu pemerintah dalam percepatan penanganan wabah Virus Corona. Ada 13 dokter dan beberapa tenaga medis yang disiapkan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19.

Sandiaga Uno mempimpin langsung para relawan tersebut di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta. Setidaknya, ada 87 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi penumpang Garuda Indonesia GA-831 yang berasal dari Singapura, mengikuti test tersebut.

"Kami berkolaborasi dan bersinergi dengan Angkasa Pura II dan juga Kementerian Kesehatan, untuk melakukan rapid test kepada para penumpang yang turun melalui Bandara Soekarno-Hatta. Kebetulan, ada 87 WNI yang baru turun dari Singapura. Rapid test ini kami khususkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ujar Sandiaga.

Dia menjelaskan, rapid test yang digelar Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 ini menjadi salah satu kegiatan paling efektif dan strategis dalam penanggulangan serta pencegahan wabah Corona di Indonesia.

"Karena pelabuhan udara ini adalah gerbang pertama masyarakat dari luar negeri yang berpergian dan harus menjadi prioritas rapid test ini. Hampir semua yang datang adalah WNI. Kita pastikan aksi ini demi keselamatan bangsa kita dan memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Sandiaga.

 

2 dari 3 halaman

Pengawasan Ketat

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Soekarno-Hatta Anas Maruf menambahkan, saat ini seluruh pintu masuk ke Indonesia telah melakukan pengawasan yang ketat terkait kedatangan seluruh WNI dari luar negeri.

Sehingga, seluruh WNI yang masuk ke Indonesia tidak membawa wabah Covid-19. Menurutnya, pencegahan wabah Covid-19 ini harus dengan kolaborasi semua pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, PT Angkasa Pura II dan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19.

"Intinya, kita harus berkolaborasi untuk bisa mencegah penyebaran Covid-19 masuk ke tanah air. Kami sangat apresiasi rapid test massal yang digelar Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 ini," kata Anas.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓