Pemprov DKI: Kualitas Udara Jakarta Membaik Saat PSBB

Oleh Ika Defianti pada 01 Mei 2020, 01:17 WIB
Diperbarui 01 Mei 2020, 01:17 WIB
Ilustrasi Cuaca Jakarta Cerah Berawan

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih menyebut kualitas udara membaik selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Pengurangan aktivitas di perkantoran juga sudah mulai dilakukan pada 16 Maret 2020.

"Adanya kebijakan tersebut, membuat berkurangnya emisi yang dikeluarkan, sehingga kualitas udara semakin membaik," katanya, Kamis (30/4/2020).

Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan di lima stasiun pemantauan kualitas udara (SPKU) adanya penurunan polutan di sejumlah wilayah mulai 13-19 April 2020.

Lanjut dia, SKPU Bundaran Hotel Indonesia menurun sebesar 0,02 persen, Kelapa Gading 30,89 persen, Jagakarsa 5,74 persen, Lubang Buaya 35,7 persen, dan Kebun Jeruk 25,75 persen.

"Konsentrasi maksimum PM2,5 saat PSBB di seluruh SPKU memenuhi baku mutu harian," jelasnya.

Sementara itu, Jumlah pasien positif virus Corona atau Covid-19 di Jakarta terus mengalami kenaikan. Saat ini jumlah tersebut mencapai 4.138 kasus dan data tersebut berdasarkan website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 11.15 WIB.

Dalam website tersebut juga dituliskan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 412 orang, meninggal 381 orang, yang masih mendapatkan perawatan 2.073 orang dan isolasi mandiri ada 1.272 orang.

2 dari 3 halaman

13 RS Rujukan

Selain itu, jumlah yang masih menunggu hasil sebanyak 1.647 kasus. Kemudian sebanyak 2.976 kasus yang telah diketahui titik penyebaran berdasarkan kelurahannya dan sisanya 1.162 belum diketahui.

2.976 kasus yang telah diketahui tersebut tersebar di lima kota administrasi di Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, terdapat 13 rumah sakit yang telah ditetapkan sebagai rujukan dalam penanganan pasien corona atau Covid-19.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓