Polri Tegaskan Tak Akan Terbitkan Izin Demo Buruh May Day

Oleh Nanda Perdana Putra pada 21 Apr 2020, 19:14 WIB
Diperbarui 21 Apr 2020, 19:14 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono
Perbesar
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono. (Ady Anugrahadi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Polri menegaskan tidak akan menerbitkan surat izin pemberitahuan aksi demo buruh yang dikenal dengan May Day pada 1 Mei mendatang. Hal itu terkait dengan upaya pemerintah mengatasi penyebaran virus corona atau covid-19.

"Pihak kepolisian tidak menerbitkan surat tanda pemberitahuan," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2020).

Argo meminta para buruh dapat memahami situasi pandemi covid-19. Kerumunan massa dalam demontrasi May Day berpotensi tinggi menjadi wadah penularan.

"Tentunya dengan situasi pandemi corona kita harus bisa melaksanakan social distancing sebagaimana maklumat Kapolri," jelas dia.

 

2 dari 3 halaman

Komunikasikan ke Pimpinan Buruh

Pelarangan demonstrasi tertuang dalam Maklumat Kapolri tentang penanganan virus Covid-19. Terlebih, saat ini sejumlah daerah telah menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kita tetap komunikasikan dengan pimpinan buruh," Argo menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓