Cek CCTV, Polisi Usut Penyebab Kecelakaan Maut Wakil Jaksa Agung Arminsyah

Oleh Liputan6.com pada 05 Apr 2020, 11:55 WIB
Diperbarui 05 Apr 2020, 11:55 WIB
Penampakan mobil yang dikendarai Wakil Jaksa Agung Arminsyah.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Jaksa Agung Arminsyah mengalami kecelakaan tragis hingga meninggal dunia di kilometer 13 Tol Jagorawi pada Sabtu 4 April 2020. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut.

"Masih didalami," kata Direktur Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo lewat pesan singkat, Minggu (5/4/2020).

Polisi tidak mau berspekulasi terkait penyebab kecelakaan mobil yang ditumpangi Arminsyah. Sambodo bilang, polisi masih mengecek rekaman CCTV di tol.

"Kita juga masih cek CCTV di tol," ucap Sambodo. 

Arminsyah saat itu mengemudikan mobil Nissan Skyline GT-R R35 bernopol B-9-PAF. Mobilnya menabrak pembatas jalan dan terbakar. Nyawa orang nomor dua di Kejaksaan Agung itu pun tidak tertolong.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Sosok Arminsyah di Mata Keluarga

20160113-Jampidsus Arminsyah Beri Komentar Kasus Papa Minta Saham
Jampidsus Arminsyah saat memberi keterangan terkait agenda pemanggilan mantan Ketua DPR Setya Novanto di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/1). Arminsyah mengatakan, Setya Novanto saksi kunci dalam skandal papa minta saham ini. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Wakil Jaksa Agung Arminsyah meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Tol Jagorawi pada Sabtu 4 April 2020. Putra almarhum, Adreansyah mengatakan, ayahnya merupakan sosok yang selalu mengajarkan ikhtiar dan tawakal dalam menjalani hidup.

"Ayah saya selalu mengatakan bahwa setiap kesulitan selalu ada kemudahan, itu lah kenapa ayah saya selalu mengatakan bahwa kita hidup dengan penuh semangat bersungguh-sungguh dalam berikhtiar dan ikhlas ketika bertawakal," ucap Adreansyah saat memberikan sambutan mewakili keluarga di rumah duka, Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Mewakili keluarga besar, Adreansyah pun meminta maaf yang sebesar-besarnya jika semasa hidup Arminsyah pernah melakukan kesalahan baik dalam bentuk ucapan maupun perbuatan.

"Saya juga meminta maaf yang sebesar-sebesarnya jika beliau selama hidupnya mungkin pernah melakukan kesalahan baik itu ucapan ataupun perbuatan, dan tidak lupa saya juga memohon agar almarhum diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT dan juga diampuni segala dosa dan kesalahannya," katanya.

Jenazah Arminsyah rencananya akan dimakamkan di TPU Pendongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat pagi ini.

"Beliau Insyaallah akan dimakamkan pagi ini di Cengkareng, saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada yang datang," ucap Adreansyah.

 

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓