Ngabalin: 1 Pegawai Positif Corona, Kantor Staf Presiden Dikosongkan 14 Hari

Oleh Liputan6.com pada 03 Apr 2020, 17:50 WIB
Diperbarui 03 Apr 2020, 17:50 WIB
20161103- Seruan Ali Mochtar Ngabalin Terkait Aksi 4 November--Jakarta- Faizal Fanani
Perbesar
Ketua Umum Badan Koordinasi Mubaligh (Bakomubin) Se Indonesia Ali Mochtar Ngabalin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/11). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Seorang staf di Kantor Staf Presiden (KSP) dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Hal ini dibenarkan oleh Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin. 

"Satu orang positif Covid-19. Dari Kedeputian IV. Yang bersangkutan sudah disolasi," kata Ngabalin saat dihubungi, Jakarta, Jumat (3/4/2020).  

Dia menjelaskan, pihak KSP sedang menjalankan protokol kesehatan. Yaitu dengan cara melakukan tracing atau melancak apakah staf tersebut pernah berkomunikasi langsung dengan orang lain. 

"Dia kontak terakhir dengan siapa, siapa teman di situ yang berdekatan, bekerja dan seterusnya. Karena informasi ini menjadi penting untuk diketahui publik," ungkap Ngabalin.

Tidak hanya itu, dia mengatakan kantor Staf Presiden akan dikosongkan selama 14 hari. 

Dengan adanya seorang staf yang terinfeksi virus Corona, menurut dia, tidak menutup kemungkinan seluruh staf akan melakukan rapid test

"Mesti dicek ulang, 14 hari diisolasi. Kantor kita baru hari ini," jelas Ngabalin.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Jumlah Positif Covid-19 Per Jumat 3 April

Sebelumnya, Juru bicara pemerintah dalam penanganan Corona Achmad Yurianto kembali menyampaikan update terbaru terkait jumlah pasien positif Covid-19 yang semakin bertambah.

Sampai hari ini, Jumat (3/4/2020), ada penambahan kasus positif Corona Covid-19 sebanyak 196 orang.

Oleh karena itu, sampai dengan hari ini, jumlah kasus positif Corona Covid-19 ada 1.986 orang.

"Pada hari ini bertambah 196 orang, sehingga yang positif Covid-19 menjadi 1.986," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Penambahan kasus Corona terhitung sejak pukul 12.00 WIB pada Kamis, 2 Maret hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

 

Reporter: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓