Polisi Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan di Perbatasan Jakarta

Oleh Liputan6.com pada 30 Mar 2020, 09:25 WIB
Diperbarui 30 Mar 2020, 09:25 WIB
Khawatir COVID-19, Warga Cipinang Melayu Tutup Jalan dengan Seng
Perbesar
Warga berada di balik pagar pembatas yang menutup akses menuju kawasan Cipinang Melayu, Jakarta, Minggu (29/3/2020). Warga membatasi aktivitas pengunjung yang melintasi kawasan mereka dengan menutup sebagian jalan dengan seng guna mengantisipasi penyebaran corona Covid-19 (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memastiskan tidak ada penutupan jalan di perbatasan pintu masuk Jakarta. Hal ini ia katakan terkait banyaknya informasi yang beredar terkait adanya penutupan jalan di perbatasan Jakarta.

"Enggak ada (penutupan jalan di perbatasan Jakarta)," kata Sambodo saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (30/3/2020).

Informasi penutupan jalan di perbatasan Jakarta itu terkait rencana pemerintah yang bakal melakukan lockdown atau karantina untuk memutus rantai penyebaran virus Corona Covid-19.

Lalu, terkait video yang beredar adanya penutupan Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tepatnya di depan Universitas Borobudur, polisi juga menampiknya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Ari Ardian menjelaskan, tidak ada penutupan jalan melainkan hanya membatasi wilayah RW 04 Cipinang Melayu. Hal tersebut ia dapatkan berdasarkan keterangan dari warga.

"Sesuai keterangan Pak RT, bukan di-lockdown, tapi hanya membatasi wilayah RW 4 dari RT 1 Sampai RT 9," jelas Ari.

2 dari 3 halaman

Satu Warga ODP

Pembatasan akses jalan tersebut dilakukan warga, karena adanya satu orang warga sekitar yang masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP).

"Hanya diberlakukan 1 akses keluar masuk karena ada 1 warga yang ODP," ujarnya.

 

Reporter: Nur Habibie/Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓