Puisi JK tentang Pandemi Global Virus Corona

Oleh Putu Merta Surya Putra pada 29 Mar 2020, 07:51 WIB
Diperbarui 29 Mar 2020, 07:51 WIB
Jusuf Kalla

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mencurahkan kepeduliannya terkait virus corona (Covid 19) dalam sebuah puisi. 

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) dan juga Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini menuangkan kalimat puisinya, Sabtu 28 Maret 2020.

Berikut puisi karya JK yang berjudul Virus Corona:

Semua bermula dari Wuhan

Menyebar kemana-mana tanpa pemberitahuan

Melampaui batas negara dan jabatan

Memapar segala bangsa tanpa ampun

Di Korea menyebar dari tempat peribadatan

Melanda Qom, tempat suci Syiah di Iran

Di Italia merebak di Kota mode Milan

Di Negeri ini diawali di tempat hiburan

Hari-hari ini penuh dengan kekhawatiran

Dimana doa terbaik sudah dipanjatkan

Bekerja, belajar dan ibadah sudah dirumahkan

Menunggu nasib baik penuh harapan

Ya Tuhan, berilah kepada para ahli, kemampuan

Untuk menemukan yang dicari, obat dan vaksin

Sebagaimana janji-Mu, bahwa semua penyakit ada obatnya

Agar kami dapat beribadah lagi di Masjid dengan gembira

Kepada Bangsa, bersatu dengan penuh semangat

Semua dapat membantu sesuai kemampuan

Bagi yang ahli membantu yang sakit

Bagi yang mampu membantu yang rentan

Kepada para dokter dan perawat, terima kasih atas ketulusan

Dan atas upaya yang penuh resiko dan pengorbanan

Kepada para relawan, Terima kasih atas pengabdian

Akhirnya kepada Allah jualah kami memohon

 

2 dari 3 halaman

Imbau Bawa Sajadah Sendiri

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menganjurkan jemaah yang hendak menunaikan salat di masjid membawa sajadah. Hal ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Bawa sajadah kecil saja, paling nggak untuk muka saja bawa dari rumah," kata dia di Masjid Jami' Al-Munawwar Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).

JK menerangkan, membawa sajadah sendiri sangat mudah. "Lebih baik menjaga dari pada mengobati," ujar dia.

JK memerintahkan seluruh masjid menggunakan desinfektan atau karbol untuk mencegah penyebaran virus corona.

Namun, pria yang akrab disapa JK itu menegaskan bukan berarti masjid termasuk area berbahaya.

"Masjid tidak berbahaya, yang berbahaya virusnya. Jangan salah tulis ya," kata dia.

JK menyampaikan, virus corona dapat muncul di tengah keramaian, salah satunya adalah masjid. Sehingga kebersihan harus tetap dijaga.

JK pun mencotohkan kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memberlakukan aturan penutupan Masjidil Haram.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓