61 Tenaga Medis yang Menangani Covid-19 di Jakarta Positif Corona

Oleh Liputan6.com pada 28 Mar 2020, 17:15 WIB
Diperbarui 28 Mar 2020, 17:15 WIB
FOTO: Lebihi China, 3.405 Orang Tewas Akibat COVID-19 di Italia
Perbesar
Petugas medis mengawasi dari sebuah tenda darurat di rumah sakit di Brescia, Italia, Kamis (12/3/2020). Italia menjadi negara yang melaporkan tingkat kematian tertinggi di dunia akibat virus corona COVID-19. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 61 tenaga medis di Jakarta positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam konferensi pers di Balai Kota.

"Kita tahu hari ini saja jumlah kasus di Jakarta menjadi 603 kasus, 62 orang meninggal dan dari 603 positif, 61 tenaga medis terpapar di 26 rumah sakit di Jakarta," ungkap Anies, Sabtu (28/3/2020).

Berlandaskan fakta tersebut, Anies memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 Jakarta, dari 5 April menjadi 19 April.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengingatkan seluruh pihak tetap beraktivitas di rumah setelah adanya perpanjangan masa tanggap darurat.

Sementara itu, jumlah kasus positif terinfeksi Corona di Jakarta berada di angka 603 kasus. Angka ini berdasarkan data yang dipublikasikan melalui corona.jakarta.go.id Sabtu, 28 Maret pukul 08.00 WIB.

Sebanyak 364 orang hingga saat ini masih dirawat. Sementara jumlah kasus sembuh 43 kasus. Angka ini bertambah dari data Jumat (27/3/2020) pukul 18.00 WIB yang mencatat total kasus sembuh dari Covid-19 sebanyak 31 kasus.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Jumlah Kesembuhan Lebih Rendah

Namun, jumlah kesembuhan masih rendah jika dibandingkan dengan jumlah kematian akibat virus ini di Jakarta.

Dari situs tersebut, mencatat kasus kematian dari virus Corona sebanyak 62 kasus. Angka ini meningkat 5 kasus dari data Jumat (27/3/2020) sore. Jumlah warga yang mengisolasi secara mandiri sebanyak 134

Sementara itu masih ada 532 kasus yang masih menunggu hasil pemeriksaan untuk menentukan apakah spesimen tersebut menunjukan positif Covid-19 atau tidak.

Reporter: Yunita Amalia

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video ini:

Lanjutkan Membaca ↓