Cegah Penyebaran Corona, 95 Persen Tempat Hiburan Jakarta Tutup Sementara

Oleh Ika Defianti pada 26 Mar 2020, 09:31 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 09:43 WIB
Ilustrasi tempat hiburan malam (iStock)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia menyatakan, sudah hampir semua tempat hiburan di Jakarta tutup sementara untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Sekitar 95 persen (sudah tutup) kalau pun ada yang belum, karena mereka belum terinfo saja. Dan kita masih mengawasi tiap hari," kata Cucu saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Cucu menuturkan, sekitar 1.400 tempat hiburan telah melaksanakan imbauan tutup sementara hingga 2 April 2020. Pihaknya akan bertindak tegas bila masih ada sejumlah pengelola tempat hiburan yang masih beroperasi.

"Kalau masih ada yang bandel kita kasih SP 1, 2, 3. Kalau masih bandel juga kita rekomendasikan untuk dicabut izinnya, tapi kami mesti cek di lapangan dulu, kalau masih buka kami komunikasikan sanksinya seperti apa," jelas dia.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan surat edaran terkait penutupan sejumlah tempat wisata dan hiburan malam. Penutupan tersebut sebagai tindak lanjut upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Surat edaran itu bernomor 155/SE/2020 tentang penutupan sementara kegiatan operasional industri pariwisata dalam upaya kewaspadaan terhadap penularan infeksi Corona virus desease (Covid-19), menetapkan masa penutupan berlaku sejak 20 Maret hingga 2 April 2020.

 

2 dari 3 halaman

Tempat yang Ditutup Sementara

Ilustrasi hiburan malam (iStock)
Ilustrasi hiburan malam (iStock)

Adapun usaha yang ditutup sementara adalah:

1. Klub malam

2. Diskotek

3. Pub

4. Karaoke keluarga

5. Karaoke eksekutif

6. Bar

7. Griya pijat

8. SPA

9. Bioskop

10. Tempat bowling

11. Tempat bola sodok/biliar

12. Mandi uap

13. Seluncur

14. Arena ketangkasan manual/elektronik

Sebagaimana diketahui, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat signifikan sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin 2 Maret 2020. 

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 pada Rabu (25/3/2020) bertambah menjadi 790 orang.

Menurut dia, dari jumlah tersebut, pasien Corona yang meninggal dunia sebanyak 58 orang. Sementara untuk kasus yang sembuh, bertambah 1 orang menjadi 31 orang.

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓