BMKG: Gempa M 7,6 di Rusia Tak Picu Tsunami di Indonesia

Oleh Rita Ayuningtyas pada 25 Mar 2020, 13:36 WIB
Diperbarui 25 Mar 2020, 14:28 WIB
Gempa 7 SR di Lombok Utara, BMKG: Peringatan Dini Tsunami Berakhir

Liputan6.com, Jakarta - Kepulauan Kuril, Rusia, diguncang gempa dengan magnitudo 7,6 pada pukul 09.49.14 WIB, Rabu, 25 Maret 2020.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini merupakan jenis lindu dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench) dan dipicu adanya penyesaran naik (thrust fault).

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pemodelan yang dilakukan BMKG. 

"Meskipun di sekitar pusat gempa tercatat tsunami kecil hanya beberapa sentimetar, akan tetapi hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia, untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang," ujar Daryono, dalam siaran tertulisnya, Jakarta, Rabu (25/3/2020).

 

2 dari 3 halaman

Kawasan Rawan Gempa

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi (Photo: AFP/Frederick Florin)

Daryono mengatakan Kepulaun Kuril dan Semenanjung Kamchatka Rusia merupakan kawasan rawan gempabumi dan tsunami.

Gempa dahsyat sudah beberapa kali terjadi di wilayah ini, seperti pada 1952 (M 9.0), 1963 (M8.5), (M7.8), 2006 (M 8.3), 2007 (M 8,1) dan gempa yang terjadi hari ini (M7,6).

Beberapa di antara catatan gempa tersebut memicu tsunami yang destruktif. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓