Yuk Pesan Online Durian Banyuwangi! Harga Mulai dari Rp35 Ribu

Oleh stella maris pada 21 Mar 2020, 16:18 WIB
Diperbarui 21 Mar 2020, 16:18 WIB
Durian Banyuwangi
Perbesar
Bupati Abdullah Azwar Anas Panen duren Banyuwangi.

Liputan6.com, Jakarta Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki berbagai varietas durian lokal. Itu karena Songgon yang menjadi sentra durian mampu menghasilkan empat ribu buah karena luas area total 465 hektare. 

Dari ribuan buah, tentu Anda penasaran, durian jenis apa saja yang dipanen. Ada durian merah, orange, hingga durian pelangi. Ada pula durian kepodang, banteng, biawak, buaya tringgiling, dan ketan. Wow, menarik kan? 

Di masa panen seperti saat ini, biasanya banyak pengunjung yang datang ke lokasi untuk menikmati durian. Namun di tengah situasi sekarang ini, Banyuwangi juga siaga menghadapi wabah virus corona, yaitu membatasi masyarakat beraktivitas di luar rumah. 

Meski demikian, masyarakat Banyuwangi tak perlu sedih karena tak bisa menikmati buah favorit itu. Itu karena durian di Songgon dapat dipesan online. 

"Para pencinta durian Banyuwangi tak perlu datang langsung ke lokasi-lokasi yang menyediakan durian. Kini bisa langsung pesan secara online. Mari bantu para petani durian dengan tetap memesan durian secara online di tengah imbauan social distancing dengan mengurangi aktivitas di luar rumah saat ini," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat berkunjung ke Durian Garden Songgon, Sabtu (21/3).

Salah satu yang menyediakan pemesanan durian asli Songgon secara online adalah Durian Garden Songgon yang beralamat di Jalan Rowo Bayu RT 01/RW 01, Dusun Bayurejo, Desa Bayu, Kecamatan Songgon. Penikmat durian bisa langsung menghubunginya secara daring.

"Untuk memesannya bisa lewat WhatsApp di nomor 085259729659. Atau bisa juga di akun instagram kami @duriangardensonggon," terang Owner Durian Garden Songgon, Syva Dila Kharisma.

Ada banyak varian durian lokal yang bisa dipesan langsung. Kisaran harganya pun terjangkau. Antara Rp35 ribu hingga Rp100 ribu. "Untuk harga tergantung ukuran buah," ujar Syva Dila.

2 dari 2 halaman

Hasil Kebun Sendiri

Durian Banyuwangi
Perbesar
Durian Banyuwangi.

Syva Dila mengaku, selama ini para pembeli bisa berkunjung langsung. Namun, di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona, ia mulai membatasi jumlah kunjungan ke tempatnya. Hal ini untuk menghindari jumlah kerumunan.

Untuk pemesanan online, kata Syva, pihaknya mengemas durian dengan baik sehingga aman ketika dikirim ke luar kota. "Pernah kami mengirim ke Jakarta, Bandung, bahkan luar Jawa."

Durian Garden Songgon dirintis oleh Harmadi, orang tua Syva Dila sejak 2014. Namun, baru dibuka untuk umum pada 2018. Tak kurang ada 130 pohon durian aneka varian yang tumbuh di kebun seluas 1,5 hektare.

"Selama ini durian yang kami jual adalah durian yang memang hasil dari kebun kita sendiri. Kami tidak mengambil dari luar untuk menjamin kualitas durian yang kita jual," ujar Syva Dila.

"Musim panen 2020 dimulai bulan Maret ini. Insya Allah sampai bulan puasa depan, stok durian di sini masih aman," imbuhnya.

Untuk ke depannya, Syva mengaku, bakal mengembangkan juga taman pembibitan durian. Sehingga bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

"Perputaran ekonominya akan lebih stabil jika ada pembibitan juga. Tidak harus menunggu panen," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Anas juga menanam bibit durian varietas lokal yang baru saja mendapat sertifikasi oleh Kementerian Pertanian. Ada sejumlah varietas yang khas lokal Banyuwangi, di antaranya varietas Ratu, Kepodang A3, Banteng A3, dan Boneng A3.

 

(*)

 

Lanjutkan Membaca ↓