Anies: Social Distancing Sangat Penting Cegah Covid-19

Oleh Ika Defianti pada 17 Mar 2020, 01:17 WIB
Diperbarui 17 Mar 2020, 01:17 WIB
Paket Kontrak Pembangunan MRT Fase II Resmi Ditandatangani

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, Jakarta merupakan kota yang memiliki risiko tinggi terkait penyebaran virus corona atau Covid-19. Sebab, 14 dari 17 pasien yang ditetapkan positif corona pada Senin (16/3/2020) berasal dari Jakarta.

"Artinya, di kota ini risiko tinggi dan kita harus amat waspada. Jangan panik, tapi juga jangan meremehkan," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Karena hal itu, dia mengharapkan masyarakat dapat melakukan social distancing atau pembatasan interaksi dengan disiplin. Seperti halnya yang dilakukan oleh sejumlah negara dalam penanganan virus corona.

"Kedisiplinan social distancing amat penting dan amat instrumental dalam menjaga agar penyebaran kasus covid-19 bisa terkendali," ucapnya.

Sementara itu, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa ada penambahan 17 kasus positif Covid-19 baru di Indonesia.

"Rinciannya adalah berasal dari provinsi Jawa Barat satu, dari provinsi Banten satu, dari provinsi Jawa Tengah satu, dari DKI (Jakarta) 14," kata Yuri dalam konferensi persnya di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta pada Senin (16/3/2020).

Hal tersebut membuat total kasus positif Covid-19 mencapai 134 kejadian yang pada hari Minggu kemarin, mencapai 117 kasus.

Dalam kesempatan yang sama, mantan pasien Covid-19 nomor 03 meminta masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi ancaman pandemi ini di Indonesia. Dia menegaskan bahwa penyakit tersebut bisa sembuh sendiri asal diikuti perawatan dan pola hidup yang baik.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓